Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Firnadi Setuju Pabrik Sampah Dibangun di Semua Kabupaten/Kota
    DPRD Kaltim

    Firnadi Setuju Pabrik Sampah Dibangun di Semua Kabupaten/Kota

    AminahBy AminahJuni 13, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur Firnadi Ikhsan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur Firnadi Ikhsan menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk membangun pabrik pengolahan sampah plastik di seluruh kabupaten dan kota.

    Menurutnya, langkah ini merupakan solusi strategis dan terobosan penting dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi masalah klasik di daerah.

    “Ya, baguslah. Apa pun yang bisa pertama-tama mengatasi persoalan sampah itu memang harus kita dukung. Ini bukan hanya masalah provinsi, tapi juga masalah kabupaten/kota, karena masyarakatnya ada di sana,” ujar Firnadi, Kamis 12 Juni 2025.

    Firnadi menilai bahwa selama ini pengelolaan sampah masih terbatas pada aktivitas dasar seperti pemilahan dan pengumpulan melalui bank sampah. Padahal, jika dikelola lebih lanjut dalam bentuk industri pengolahan, sampah, terutama plastik memiliki nilai ekonomi yang signifikan.

    “Selama ini masyarakat baru tahu istilah bank sampah sebatas memilah dan mengumpulkan. Tapi kalau sudah masuk tahap pengolahan dan punya nilai tambah, itu luar biasa. Kita sangat dukung,” jelasnya.

    Ia menegaskan pentingnya langkah konkret dari pemerintah untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang menyeluruh, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi lingkungan maupun ekonomi daerah. Apalagi data produksi sampah terus meningkat setiap harinya.

    Terkait pembiayaan pembangunan pabrik sampah, Firnadi menyatakan bahwa pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memungkinkan untuk dimanfaatkan, baik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi maupun skema bantuan keuangan (bankeu) ke pemerintah kabupaten/kota.

    “Kemungkinan besar bisa saja dianggarkan lewat dinas lingkungan. Kalau Pemprov ingin membangun, bisa saja inisiasinya dari mereka, kemudian kabupaten/kota tinggal mengelola dan menyiapkan lahan,” katanya.

    Firnadi juga memaparkan dua skema realistis yang bisa diterapkan. Pertama, pembangunan langsung oleh pemprov dan sampah dari kabupaten/kota dikirim ke pusat pengolahan. Kedua, masing-masing daerah membangun pabrik secara mandiri dengan dukungan dana dari provinsi dan dikelola oleh BUMD atau Perusda.

    “Kalau skemanya seperti itu, pasti akan melibatkan BUMD juga. Tinggal nanti siapa yang sediakan lahan dan siapa yang tangani operasionalnya,” tambahnya.

    Sebagai informasi, rencana pembangunan pabrik sampah ini sebelumnya disampaikan oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji yang menyebutkan bahwa program ini akan direalisasikan dalam waktu dekat. Pemprov Kaltim bahkan tengah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah lebih dulu sukses mengoperasikan fasilitas serupa.

    Firnadi berharap wacana tersebut segera ditindaklanjuti secara konkret dan tidak berhenti sebagai janji politik atau dokumen perencanaan semata.

    “Intinya, kalau memang untuk kesejahteraan rakyat dan pengelolaan lingkungan jangka panjang, kita sangat siap mendukung. Tapi harus ada komitmen anggaran dan pelibatan lintas sektor, termasuk dunia usaha,” tegasnya.

    APBD DLH Firnadi Ikhsan Pabrik Sampah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun: Berdosa Jika APBD Besar, tapi Manfaatnya Minim bagi Masyarakat

    Agustus 2, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    Juli 30, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.