Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Festival Kampung Ketupat 2025 Angkat Tradisi, Dorong Wisata Budaya Samarinda
    Pemkot Samarinda

    Festival Kampung Ketupat 2025 Angkat Tradisi, Dorong Wisata Budaya Samarinda

    AminahBy AminahMei 18, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tradisi anyaman dan semangat gotong royong masyarakat Bugis dihidupkan kembali dalam Festival Kampung Ketupat 2025 yang berlangsung meriah selama tiga hari, 16 hingga 18 Mei 2025, di Jalan Mangkupalas, Samarinda Seberang.

    Acara yang mengusung tema “Kampung Ketupat Beranyam Seni dan Budaya, Menyatukan Rasa dan Tradisi untuk Samarinda” ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tapi juga membawa semangat baru untuk pengembangan wisata berbasis komunitas.

    Berbagai kegiatan menghiasi festival, mulai dari lomba masak aneka ketupat antardasawisma, lomba anyam ketupat, lomba tari tradisional tingkat SD/MI se-Kota Samarinda, hingga lomba fotografi dan sayembara logo yang terbuka untuk umum. Suasana kian hidup dengan hadirnya bazar UMKM yang menampilkan aneka kuliner khas dan kerajinan lokal.

    Wali Kota Samarinda Andi Harun yang hadir menutup acara pada Minggu sore 18 Mei 2025, menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga. Dalam sambutannya, ia menggambarkan ketupat sebagai lambang kerja sama dan keikhlasan yang diwariskan turun-temurun oleh para leluhur.

    “Dulu para bapak menganyam di bawah rumah panggung, sementara ibu-ibu menyiapkan bumbu di teras atau lego-lego. Semua dilakukan bersama. Dari dapur hingga halaman, semuanya gotong royong,” ujar Andi Harun.

    Ketupat, menurutnya, bukan hanya soal bentuk dan rasa, melainkan juga tentang nilai spiritual dan sosial yang mengikat antarwarga. Tradisi memasak ketupat selama Ramadan hingga Lebaran menjadi penanda keterlibatan seluruh anggota keluarga dan lingkungan sekitar.

    Lokasi festival ini merupakan kawasan peninggalan wali kota terdahulu, Ahmad Amin. Andi Harun menyebut tempat ini sebagai salah satu warisan kota yang harus dirawat. Ia juga menyebut rencana pengembangan lebih lanjut agar kawasan Kampung Ketupat memiliki daya tarik wisata yang lebih kuat.

    “Saya lihat pemilik lahan sebelah bersedia melepas. Minggu depan, tim dari pemerintah kota akan meninjau lokasi agar bisa ditata lebih luas untuk tahun depan. Tempat ini menarik dan sangat potensial untuk wisata budaya,” katanya.

    Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin menambahkan bahwa festival ini bukan hanya perayaan, tapi bagian dari strategi memperkuat identitas lokal.

    Untuk mendukung kegiatan wisata komunitas, Pemkot Samarinda turut memberikan dua unit mobil wisata kepada kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat.

    “Mobil ini bisa digunakan untuk mengantar tamu yang ingin berkeliling dari Kampung Ketupat ke Kampung Tenun, lalu lanjut ke Masjid Sirathal Mustaqim. Kita juga menyediakan makanan gratis bagi warga yang hadir, sebagai bentuk kebersamaan,” ujar Muslimin.

    Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya pengunjung, meskipun sempat diguyur hujan, penutupan tetap berlangsung meriah. Tak sedikit pula pengunjung yang mengabadikan momen-momen kebersamaan di antara hiasan ketupat dan gerai UMKM yang tertata apik.

    Festival ini menjadi ruang yang tidak hanya mempertemukan warga dengan budayanya sendiri, tetapi juga membuka jalan bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai lokal yang mulai jarang ditemui di kehidupan sehari-hari.

    Dengan rencana pengembangan kawasan dan semangat warga yang tetap terjaga, Kampung Ketupat dipandang sebagai salah satu titik penting dalam peta wisata budaya Samarinda.

    Andi Harun Festival Kampung Ketupat 2025 Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Terowongan Samarinda Tinggal Tunggu Rekomendasi Ahli, Operasional Ditarget Akhir Tahun

    September 25, 2026

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, ​Jakarta – Dalam lanskap komunikasi kesehatan masyarakat, perdebatan mengenai kebiasaan merokok sering kali terjebak…

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.