Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    Juni 20, 2026

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Faisal: ASN Sudah Pintar, Tapi Belum Semua Punya Mindset Digital
    Diskominfo Kaltim

    Faisal: ASN Sudah Pintar, Tapi Belum Semua Punya Mindset Digital

    SittiBy SittiJuli 17, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur Muhammad Faisal
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah tak bisa cuma membangun aplikasi dan sistem digital. Jika aparatur sipil negaranya (ASN) masih berpikir konvensional, semua akan jalan di tempat.

    Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur Muhammad Faisal usai mengisi ceramah umum Pelatihan Pelayanan Publik Berbasis IT di BPSDM Provinsi Kaltim, Kamis 17 Juli 2025.

    “Semua ASN kita ini pintar, tapi mindset digital belum tentu dimiliki. Pemerintahan digital tidak akan lahir hanya dari layanan yang digital, manusia di dalamnya juga harus digital,” ujarnya.

    Menurut Faisal, perubahan pola pikir jauh lebih krusial ketimbang hanya penguasaan alat. Sebab yang dibutuhkan bukan sekadar pegawai yang bisa mengoperasikan sistem, tapi aparatur yang punya pola pikir kolaboratif, adaptif dan terbuka pada inovasi.

    “Kalau mindset-nya belum digital, ujung-ujungnya sistem yang canggih pun tetap dikerjakan manual. Itu yang kita hindari.”

    Pelatihan ini menjadi salah satu dari tiga agenda strategis yang digelar serentak oleh BPSDM Provinsi Kaltim. Selain pelatihan pelayanan publik berbasis IT angkatan pertama, ada juga pelatihan kaji cepat bencana, serta pelatihan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

    Faisal juga mengingatkan tantangan besar dalam transformasi digital birokrasi yaitu struktur piramida pemerintahan. Menurutnya, perubahan harus dimulai dari pucuk pimpinan.

    “Kalau pimpinan belum digital, jangan harap bawahnya bisa ikut. Tapi kalau yang di atas sudah terbuka, saya yakin semuanya akan bergerak,” tegasnya.

    Ia menyinggung pula soal literasi digital masyarakat yang masih rendah. Dalam konteks ini, munculnya ancaman seperti pornografi dan judi online juga perlu diwaspadai.

    “Pengguna internet kita makin tinggi, tapi kalau tidak diimbangi literasi, ya yang diakses malah konten negatif. Ini PR bersama,” katanya.

    Dari sisi kesiapan infrastruktur dan anggaran, Faisal menilai Kaltim cukup kuat untuk masuk ke era digitalisasi. Namun ia menyoroti satu hal penting yang masih jadi ganjalan.

    “Masalahnya bukan lagi alat atau dana. Tapi mau tidak kita berubah, sekarang tinggal kemauan. Kalau ada leadership yang kuat dan kompak dari atas sampai bawah, saya yakin pemerintahan digital di Kaltim bisa terwujud,” ujarnya yakin.

    Faisal berharap, pelatihan seperti ini bisa mendorong tumbuhnya kesadaran digital dari dalam diri ASN, bukan sekadar mengikuti sistem.

    “Apalagi peserta kali ini banyak yang usianya 30–40an, generasi yang sudah akrab dengan teknologi. Tinggal dibangun semangat dan mindset saja. Jadi ASN digital itu harus bisa kolaborasi, nggak bisa jalan sendiri,” ucapnya. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    ASN KLHS Muhammad Faisal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Hoaks Kian Mengancam, Faisal Minta KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Informasi di Daerah

    Juni 18, 2026

    Perisai Diri Kaltim: Pembinaan Silat Tak Hanya Kejar Prestasi

    Juni 15, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026

    Mental Ingin Cepat Kaya Jadi Pemicu Utama Terjerat Judi Online

    Mei 29, 2026

    Fenomena Judi Online di Kaltim Mengkhawatirkan, Ancam Ketahanan Keluarga dan Generasi Muda

    Mei 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    R’syaJuni 20, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Praktik penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berlangsung bertahun-tahun tanpa kepastian…

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026

    Pasar Pagi Usai Revitalisasi Sepi Pembeli, Akses dan Tata Letak Jadi Sorotan

    Juni 20, 2026

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    Juni 20, 2026
    1 2 3 … 3,158 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.