Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DPRD Samarinda Evaluasi PAD 2025, Soroti Potensi Besar Pajak Rumah Makan
    DPRD Samarinda

    DPRD Samarinda Evaluasi PAD 2025, Soroti Potensi Besar Pajak Rumah Makan

    RidhoBy RidhoFebruari 6, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi ditemui awak media seusai rapat (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda melakukan evaluasi terhadap capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025, sekaligus membahas target peningkatan pendapatan pada 2026.

    Evaluasi ini difokuskan pada sektor-sektor yang telah mencapai target maupun yang masih memiliki potensi untuk ditingkatkan.

    Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi.

    Rapat bersama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), diawali dengan permintaan data realisasi PAD 2025. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sektor mana yang telah memenuhi target dan mana yang masih belum optimal.

    “Awal tahun ini kita meminta data karena ingin mengevaluasi PAD 2025, mana yang sudah mencapai target dan mana yang belum. Kemudian kita juga minta target 2026 serta mendiskusikan potensi peningkatan pendapatan dan kendala yang dihadapi,” ujar Iswandi Jumat, 6 Februari 2026.

    Pada pembahasan tersebut, DPRD menyoroti dua sumber PAD utama yang berada langsung di bawah pengelolaan Bapenda, yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya dari sektor rumah makan dan restoran.

    Menurutnya, potensi pajak dari rumah makan di Samarinda masih sangat besar. Namun, tingkat kepatuhan pelaku usaha dalam menyetorkan pajak dinilai masih menjadi kendala utama.

    “PBJT untuk makanan sebenarnya potensinya besar sekali. Pajak itu kan dibayar oleh konsumen saat makan, bukan ditanggung pemilik rumah makan. Hanya saja, ada yang belum sepenuhnya disetorkan. Ini yang perlu kita minimalkan agar pendapatan bisa maksimal,” jelasnya.

    Dari data sementara, pendapatan PBJT sektor rumah makan pada 2025 berkisar antara Rp120 miliar hingga Rp144 miliar. Angka tersebut dinilai masih jauh dari potensi maksimal yang diperkirakan dapat menembus lebih dari Rp200 miliar per tahun.

    Kemudian ia menyebutkan, salah satu kendala yang diidentifikasi adalah keterbatasan alat perekam transaksi atau tapping box yang dipasang di kasir rumah makan. Saat ini, Bapenda baru memiliki sekitar 120 unit alat tersebut.

    “Kalau dengan 120 alat saja bisa menghasilkan lebih dari Rp100 miliar, bayangkan kalau jumlahnya ditambah menjadi 500 unit. Tentu potensi pendapatannya jauh lebih besar,” katanya.

    Lebih lanjuta, ia mendorong agar pengadaan alat perekam transaksi tersebut dapat ditambah, baik melalui anggaran APBD maupun dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari perbankan. Menurutnya, investasi untuk penambahan alat akan sebanding dengan peningkatan PAD yang dihasilkan.

    “Kalau kita mengeluarkan anggaran misalnya Rp20 miliar untuk pengadaan alat dan potensi pendapatan bisa mencapai ratusan miliar, tentu ini sangat masuk akal. Kita minta perhitungan teknisnya dari Bapenda agar bisa dibahas lebih lanjut,” ujarnya.

    Komisi II DPRD Samarinda menegaskan bahwa upaya peningkatan PAD harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku dan tidak membebani masyarakat. Optimalisasi penerimaan pajak, khususnya dari sektor yang pajaknya telah dibayar konsumen, dinilai sebagai langkah yang adil dan realistis.

    Selain itu, ia juga menargetkan peningkatan kontribusi PAD terhadap APBD dalam lima tahun ke depan. Mereka berharap komposisi PAD dapat mencapai 50 persen dari total APBD agar ketergantungan terhadap dana transfer pusat dapat berkurang.

    “Tren PAD dari 2019 sampai 2025 terus meningkat, bahkan hampir 100 persen. Kalau lima tahun ke depan bisa naik lagi 100 persen, PAD kita bisa mencapai lebih dari Rp2 triliun. Dengan begitu, postur APBD akan lebih kuat dan pembangunan tetap berjalan meski ada pengurangan dana dari pusat,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Iswandi PAD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Masih Terjadi, DPRD Samarinda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan

    Oktober 8, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    AminahOktober 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kesiapan sistem drainase menjadi salah satu faktor penting untuk mengantisipasi banjir di…

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.