Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Minta Hasil Reses Diterjemahkan dalam Anggaran SKPD
    DPRD Kaltim

    DPRD Minta Hasil Reses Diterjemahkan dalam Anggaran SKPD

    SittiBy SittiAgustus 5, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud meminta seluruh hasil reses anggota dewan ditindaklanjuti secara konkret dalam penyusunan anggaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hasil reses dianggap sebagai cerminan kebutuhan riil masyarakat yang harus masuk ke dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

    “Dari LKPJ dimasukkan ke dalam KUA, setelah itu dia masuk ke dalam RKA SKPD. Ada 46 SKPD yang nanti dikolaborasikan menjadi rencana anggaran pendapatan belanja daerah,” ujar Hasanuddin usai Rapat Paripurna ke-28 di Gedung B DPRD Kaltim, Senin 4 Agustus 2025.

    Menurutnya, pokok-pokok pikiran hasil reses perlu dijadikan bagian dari dokumen LKPJ yang kemudian menjadi dasar pembentukan kerangka acuan umum (KUA) dan rencana kerja dan anggaran (RKA) di masing-masing SKPD.

    Harapan besar diarahkan agar semua aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses tidak hanya berhenti sebagai catatan seremonial. Aspirasi itu perlu diformulasikan menjadi program yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan warga.

    “Semua ini harus masuk dalam RKPD. Harapan kita, tidak ada satu pun aspirasi yang terabaikan, apalagi jika itu menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

    Dalam masa sidang II tahun 2025, seluruh anggota DPRD telah turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk menggelar reses. Berbagai kebutuhan disuarakan oleh masyarakat, antara lain perbaikan jalan lingkungan, pembangunan jembatan penghubung, penyediaan air bersih, kekurangan ruang kelas, ketersediaan tenaga pengajar, hingga layanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

    Di sektor ekonomi, pelaku UMKM dan petani lokal meminta akses pelatihan, permodalan, serta pemasaran produk agar bisa bersaing secara lebih baik.

    Hasanuddin menyoroti pentingnya proses penganggaran yang partisipatif. Kegiatan reses bukan sekadar forum penyerapan aspirasi, tetapi juga bagian dari sistem representasi rakyat yang harus berujung pada kebijakan anggaran berbasis kebutuhan lapangan.

    “Kalau kita hanya dengar aspirasi tapi tidak masuk dalam RKA, sama saja dengan tidak menindaklanjuti. Tugas kita adalah mengawal agar itu terakomodasi,” katanya.

    Seluruh fraksi telah menyerahkan laporan reses masing-masing dalam forum paripurna. Proses ini menjadi langkah awal untuk memastikan aspirasi rakyat terintegrasi secara formal ke dalam proses perencanaan daerah.

    Hasanuddin menutup dengan ajakan agar kolaborasi antarlembaga diperkuat. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya hadir dalam bentuk program, tetapi juga terasa dalam kehidupan nyata masyarakat.

    Hasanuddin Mas'ud LKPj SKPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026

    BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Pembayaran Miliaran di Kaltim, Program Gratispol hingga Proyek Infrastruktur Tersorot

    Mei 25, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui

    April 22, 2026

    Kabel Semrawut, Pansus DPRD Dorong Regulasi Utilitas Perkabelan

    April 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    SittiJuni 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Partai Demokrat mulai memanaskan mesin politiknya di Kalimantan Timur (Kaltim) menjelang Pemilu…

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.