Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Musda KAHMI Samarinda Jadi Momentum Regenerasi dan Penguatan Kontrol Sosial

    April 25, 2026

    Soroti Pernyataan Gubernur, Afif Harun Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

    April 25, 2026

    Hadapi Era AI, DP Dorong Regulasi Tegas Lindungi Karya Jurnalistik

    April 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 10, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabarudin Panrecalle saat ditemui media usai kegiatan (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penabrakan fender Jembatan Mahakam di Gedung E DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Kota Samarinda, Selasa, 10 Maret 2026.

    Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sabarudin Panrecalle menyampaikan, progres perbaikan fender yang rusak akibat insiden kapal Tuyu Saputra sekitar setahun lalu saat ini baru mencapai 60 persen.

    Ia menjelaskan, dari total 12 tiang fender yang dibangun, sebanyak tujuh tiang hilang akibat tabrakan, satu tiang mengalami keretakan, dan hanya empat tiang yang masih tersisa.

    “Perbaikannya sudah berjalan sekitar 60 persen. Namun pekerjaan sementara dihentikan sambil menunggu hasil investigasi dari tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) bersama pihak terkait,” ujar Sabarudin usai rapat.

    Penghentian sementara ini dilakukan untuk menghindari risiko kecelakaan beruntun selama proses evaluasi dan investigasi berlangsung.

    Dalam rapat tersebut turut hadir sejumlah pihak terkait, di antaranya perwakilan Pelindo, KSOP, pihak penabrak, kepolisian, dan kejaksaan. Mereka membahas langkah koordinasi serta tindak lanjut penanganan insiden yang terjadi di kawasan Jembatan Mahakam.

    Sabarudin menyebut tim investigasi dijadwalkan turun langsung ke lapangan dalam waktu tujuh hari ke depan. Dalam proses tersebut, penutupan jalur perairan di sekitar jembatan kemungkinan akan dilakukan selama kurang lebih tujuh jam apabila diperlukan.

    “Kalau memang dibutuhkan untuk kepentingan investigasi, jalur perairan bisa saja ditutup sementara,” katanya.

    Ia juga memastikan bahwa pihak kapal yang menabrak telah menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab atas kerugian negara yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

    Selain membahas progres perbaikan, DPRD juga menyoroti aspek keamanan Jembatan Mahakam yang usianya sudah cukup tua. Jembatan yang dibangun pada 1982 dan diresmikan pada 1986 itu memiliki estimasi usia pakai sekitar 50 tahun.

    Artinya, secara teknis jembatan tersebut diperkirakan hanya memiliki sisa masa pakai sekitar 10 tahun.

    “Tabrakan yang terjadi berulang kali tentu berpotensi mengikis kualitas dan ketahanan struktur jembatan,” jelasnya.

    Karena itu, DPRD Kaltim merekomendasikan adanya tindakan hukum tegas dari aparat penegak hukum (APH) terhadap pihak yang bertanggung jawab agar memberikan efek jera.

    Selain itu, muncul pula usulan untuk mengevaluasi kinerja pimpinan KSOP dan Pelindo terkait pengawasan lalu lintas kapal di bawah Jembatan Mahakam. DPRD juga masih menunggu hasil laporan yang telah diajukan ke Ombudsman oleh salah satu anggota dewan.

    Sabarudin berharap hasil investigasi nantinya dapat menjadi dasar pengambilan langkah yang tepat demi menjaga keselamatan infrastruktur vital tersebut.

     

    DPRD Kaltim Jembatan Mahakam Perbaikan Fender Jembatan Sabaruddin Panrecalle
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Soroti Pernyataan Gubernur, Afif Harun Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

    April 25, 2026

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    April 23, 2026

    Proses PAW DPRD Kaltim Bergulir, NasDem Pastikan Dokumen Sudah Lengkap

    April 23, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    April 21, 2026

    Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, BEM FISIP Unmul Desak Evaluasi Pemprov dan DPRD

    April 21, 2026

    DPRD Kaltim Setujui Tuntutan, Ribuan Massa Lanjutkan Aksi ke Kantor Gubernur

    April 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Musda KAHMI Samarinda Jadi Momentum Regenerasi dan Penguatan Kontrol Sosial

    Ratu ArifanzaApril 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Samarinda resmi…

    Soroti Pernyataan Gubernur, Afif Harun Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

    April 25, 2026

    Hadapi Era AI, DP Dorong Regulasi Tegas Lindungi Karya Jurnalistik

    April 24, 2026

    Semen Padang Siap Tantang Borneo FC, Imran Nahumarury: Tetap Berjuang Meski Terbatas

    April 24, 2026

    CFN Dorong UMKM dan PAD, Viktor Yuan: Berpotensi Jadi Tradisi Kota

    April 24, 2026
    1 2 3 … 3,073 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.