Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hendri Umar Perintahkan Jajaran Selidiki Setiap Kasus Karhutla di Samarinda

    Agustus 11, 2026

    Bulan Vitamin A, Dinkes Samarinda Sasar Sekitar 54 Ribu Bayi dan Balita

    Agustus 10, 2026

    Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Partisipasi Baru 11,6 Persen

    Agustus 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial
    Kesehatan

    Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial

    Nur AjijahBy Nur AjijahAgustus 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: RSUD IA Moeis Kota Samarinda (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dokter RSUD IA Moeis yang menanggapi unggahan seorang pasien BPJS di media sosial, yang mengaku harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap.

    Unggahan dengan kalimat yang dinilai tidak pantas, oleh pihak manajemen Rumah Sakit memutuskan, mengistirahatkan sementara dokter tersebut selama dua hingga tiga hari sambil menunggu proses lebih lanjut.

    Direktur RSUD IA Moeis Samarinda, dr. Osa Rafshodia mengatakan, pihak rumah sakit telah memanggil dokter yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan internal.

    “Jadi salah satu dokter yang bekerja di rumah sakit, kemarin sudah kami panggil dan sudah kami jalankan sesuai peraturan perundang-undangan. Yang bersangkutan juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada rumah sakit,” kata Osa dikonfirmasi media, di RSUD IA Moeis, Rabu, 5 Agustus 2026.

    “Sekarang diistirahatkan dulu, sekitar dua sampai tiga hari. Kami juga sudah melaporkan persoalan ini kepada Inspektorat Daerah” tegasnya.

    Osa menegaskan, peristiwa yang menjadi sorotan publik itu tidak terjadi di lingkungan RSUD IA Moeis.

    Menurutnya, dokter tersebut hanya memberikan komentar pada unggahan media sosial milik orang lain.

    “Kejadiannya bukan di rumah sakit kami. Dokter ini hanya berkomentar di media sosial. Saya juga tidak tahu secara detail rumah sakit mana yang dimaksud,” jelasnya.

    Terkait kemungkinan sanksi lanjutan, termasuk pemberhentian, Osa mengatakan, keputusan akan diambil setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

    “Kita lihat nanti,” ucapnya.

    Ia menjelaskan dokter tersebut berstatus sebagai pegawai BLUD dan telah bertugas di RSUD IA Moeis sekitar satu tahun.

    Selama ini, kata Osa, yang bersangkutan dikenal memiliki kinerja baik, khususnya dalam pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

    “Sejauh ini kinerjanya cukup baik, responsif di UGD. Salah satu dokter yang kita andalkan,” katanya.

    Osa juga menyebut, berdasarkan catatan manajemen, dokter tersebut belum pernah melakukan pelanggaran serupa sebelumnya.

    “Setahu saya belum pernah. Ini baru pertama kali,” tuturnya.

    Manajemen RSUD IA Moeis menegaskan, proses penanganan terhadap dokter yang bersangkutan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

    Informasi yang beredar juga menyebut pasien tersebut, telah meninggal dunia.

     

    BPJS Kesehatan dr Osa Rafshodia RSUD IA Moeis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Bulan Vitamin A, Dinkes Samarinda Sasar Sekitar 54 Ribu Bayi dan Balita

    Agustus 10, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Andi Harun Tegaskan Sanksi RSUD IA Moeis Tak Cukup, Inspektorat Diminta Tindak Lanjuti

    Agustus 9, 2026

    RS Primecare Samarinda Resmi Beroperasi, 95 Persen Tenaga Kerja Warga Lokal

    Agustus 8, 2026

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Agustus 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hendri Umar Perintahkan Jajaran Selidiki Setiap Kasus Karhutla di Samarinda

    Andika SaputraAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Samarinda Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hendri…

    Bulan Vitamin A, Dinkes Samarinda Sasar Sekitar 54 Ribu Bayi dan Balita

    Agustus 10, 2026

    Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Partisipasi Baru 11,6 Persen

    Agustus 10, 2026

    Jahidin Soroti Dugaan Permainan Lelang Proyek, Minta Polda dan Kejati Kaltim Turun Tangan

    Agustus 10, 2026

    Soal Kerusakan Fasilitas Teras Samarinda, Dewan Minta PUPR Segera Lakukan Pembenahan

    Agustus 10, 2026
    1 2 3 … 3,270 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.