Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dorong Hilirisasi, Sekda Sri Sebut Ekspor Kaltim Masih Didominasi Produk Ekstraktif
    Diskominfo Kaltim

    Dorong Hilirisasi, Sekda Sri Sebut Ekspor Kaltim Masih Didominasi Produk Ekstraktif

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaNovember 20, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan komitmen transformasi ekonomi sudah berjalan dan tidak hanya oleh Pemprov Kaltim, tapi juga oleh pemerintah kabupaten dan kota. Komponen andalan dalam struktur ekonomi Kaltim masih berada pada sumber daya ekstraktif.

    “Kaltim memang diinformasikan sebagai daerah kedua terbesar untuk penyumbang angka ekspor secara nasional setelah Provinsi Jawa Barat,” kata Sekda Sri Wahyuni pada Senin (20/11/2023) di Hotel Harris Samarinda saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Lahan dan Hilirisasi Industri di Kaltim.

    Sekda Sri mengatakan, komponen ekspor Kaltim masih didominasi oleh bahan ekstraktif seperti minyak, gas bumi dan juga mineral. Ekspor Kaltim belum didominasi produk-produk ekonomi terbarukan.

    Menurutnya, salah satu kunci di dalam transformasi ekonomi adalah hilirisasi industri. Hilirisasi bisa dikembangkan untuk sumber daya alam ekstraktif maupun non-ekstraktif.

    “Bagaimana kemudian identifikasi lahan dan potensi untuk hilirisasi industri. Masing-masing kabupaten dan kota bisa dipetakan dengan baik,” jelas Sri Wahyuni.

    FGD yang dilaksanakan hari ini, diharapkan bisa memberikan penguatan, bisa memberikan penebalan terhadap rancangan pengembangan kawasan industri di masing-masing kabupaten/kota.

    Pemetaan yang di lakukan pada hari ini, juga menjadi masukan bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota, tentang dukungan potensi hilirisasi di tiga daerah Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Samarinda. Selain tiga daerah itu, kawasan industri yang dinyatakan sebagai bagian dari super hub pengembangan ekonomi IKN adalah Kawasan Industri Buluminung di PPU, kawasan pengembangan industri Kariangau Balikpapan dan juga Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur.

    “Jadi area-area ini, memang menjadi koornya dan menjadi trigger bagi pengembangan hilirisasi di Provinsi Kaltim untuk mendukung IKN,” paparnya.

    Hal lain yang harus disiapkan adalah bagaimana koneksi antara pengembangan kawasan ekonomi dan kawasan pengembangan kawasan kota di Kaltim dengan IKN.

    FGD ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) UKM Kaltim.

    FGD Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ada lebih dari 20 ribu anak di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih…

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.