Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Siswa SMA Keluhkan PJJ: Terkendala Jaringan hingga Sulit Fokus

    September 19, 2026

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA
    Pemerintah

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    R’syaBy R’syaJuli 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Jabatan Fungsional Pengelolaan Persampahan DLH Samarinda Jainal Abidin (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda terus mematangkan pengelolaan ex generator pengolah sampah sebagai salah satu upaya mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

    Langkah tersebut dilakukan melalui evaluasi terhadap operasional ex generator yang telah berfungsi di sejumlah titik agar pengelolaan sampah di Kota Tepian semakin optimal.

    Jabatan Fungsional Pengelolaan Persampahan DLH Samarinda Jainal Abidin mengatakan, evaluasi dilakukan bersama bidang sumber daya alam untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemui di lapangan.

    Hasil evaluasi selanjutnya akan dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

    “Kami mengevaluasi apa saja yang masih menjadi kekurangan. Semua ex generator sudah aktif, sekarang tinggal dilakukan pemantapan. Kalau ada kendala akan kami upayakan penyelesaiannya bersama OPD terkait,” ujarnya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda Jalan MT Haryono, Kamis, 30 Juli 2026.

    Saat ini, DLH mencatat terdapat 10 unit ex generator yang tersebar di sembilan titik di Samarinda. Salah satu lokasi memiliki dua unit. Seluruh fasilitas tersebut menjadi objek evaluasi guna meningkatkan efektivitas pengolahan sampah.

    Menurut Jainal, keberadaan ex generator merupakan salah satu solusi untuk mengurangi sampah yang berakhir di TPA. Karena itu, peningkatan kinerja fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu memperpanjang usia layanan TPA yang menjadi tantangan pengelolaan sampah di berbagai daerah.

    Selain membenahi sarana pengolahan sampah, DLH juga terus mendorong masyarakat mulai memilah sampah sejak dari rumah. Ia menilai sebagian besar rumah tangga masih menggunakan satu tempat sampah sehingga sampah organik dan nonorganik masih tercampur.

    “Idealnya ada dua tempat sampah. Sampah nonorganik bisa diarahkan ke ex generator, sedangkan sampah organik dikelola sesuai mekanisme yang ada. Pemilahan dari rumah akan sangat membantu pengelolaan sampah,” tuturnya.

    DLH juga menggencarkan sosialisasi melalui media sosial serta bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga ketua RT untuk mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sebab kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terlebih apabila sampah yang dibakar mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

    “Jangan membakar sampah karena kita tidak tahu apakah di dalamnya terdapat limbah B3 atau tidak. Asapnya bisa membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak, ibu hamil dan masyarakat di sekitar. Mungkin tidak langsung terasa, tetapi dampaknya bisa muncul dalam jangka panjang,” tegasnya.

    Ke depan, DLH berharap hasil evaluasi dapat menjadi dasar peningkatan pengelolaan ex generator. Penambahan unit juga diharapkan dapat dilakukan sehingga kapasitas pengolahan sampah meningkat dan usia layanan TPA di Samarinda semakin panjang.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DLH Samarinda Jainal Abidin Pengelolaan sampah Sampah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026

    Peluang Hujan Samarinda Masih Kecil, OMC Terus Diupayakan

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026

    23 Ribu Buku Terjual, Budaya Baca Kaltim Masih Punya Pasar

    September 17, 2026

    Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya, Pemprov Kaltim Anjurkan Sekolah Daring

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Siswa SMA Keluhkan PJJ: Terkendala Jaringan hingga Sulit Fokus

    Ratu ArifanzaSeptember 19, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)…

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.