Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Disdikbud Samarinda Larang Sekolah Paksa Orang Tua Beli Buku Paket
    Pemkot Samarinda

    Disdikbud Samarinda Larang Sekolah Paksa Orang Tua Beli Buku Paket

    LarasBy LarasJuli 19, 2024Updated:Juli 19, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Disdikbud Kota Samarinda Asli Nuryadin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Permasalahan mengenai pembelian buku di sekolah kembali mencuat di Samarinda. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda kembali menegaskan kepada sekolah-sekolah agar tidak memaksakan pembelian buku kepada orang tua siswa.

    Teks: Buku paket sekolah

    “Kami sudah mengeluarkan edaran dan telah menyosialisasikan kepada sekolah-sekolah bahwa orang tua siswa tidak diwajibkan membeli buku,” ujar Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin pada Kamis (18/7/2024).

    Asli menekankan bahwa buku-buku wajib telah disediakan oleh pemerintah melalui dana Bosnas (Bantuan Operasional Sekolah Nasional). Sekolah tidak diperkenankan memaksa orang tua untuk membeli buku, selain yang disediakan pemerintah.

    Kendati demikian, Asli mengakui bahwa ada orang tua yang menginginkan buku penunjang atau tambahan untuk anak-anak mereka. Hal ini diperbolehkan, tetapi bisa menimbulkan kecemburuan siswa.

    “Jika itu keinginan orang tua, silakan saja. Kalau mereka ingin membeli, ya beli, kalau tidak, ya tidak. Jadi tidak ada paksaan,” jelasnya.

    Asli menambahkan bahwa banyak orang tua yang terkejut mengetahui adanya fokus pada literasi di sekolah, yang memerlukan buku tambahan.

    “Buku penunjang sebenarnya penting juga, tapi itu tidak boleh dipaksakan. Jika orang tua ingin membeli, silakan, jika tidak, juga tidak apa-apa,” lanjutnya.

    Menurutnya, setiap orang tua memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Ada yang mampu membelikan buku untuk anaknya, namun ada pula yang tidak.

    Pada prinsipnya, hal ini tidak bisa dipaksakan, terutama bagi keluarga yang kurang mampu.

    Asli juga meminta agar orang tua yang merasa dipaksa membeli buku di sekolah untuk segera melapor kepada pihaknya.

    “Jika ada kasus seperti itu, laporkan saja ke saya. Nanti kami akan memanggil dan mengklarifikasi. Tidak boleh ada pemaksaan seperti itu,” tutupnya.

    Asli Nuryadin Bosnas Disdikbud Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Distribusi Seragam Gratispol Terkendala Cuaca, 20 Persen Paket Masih Menunggu Pelayaran

    September 21, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    September 17, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    AminahSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol Gratis Biaya Administrasi (GBA) Pemilikan Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah…

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026
    1 2 3 … 3,367 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.