Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Direktur RSUD AWS Siap Mundur Jika Dinilai Tak Layak
    Samarinda

    Direktur RSUD AWS Siap Mundur Jika Dinilai Tak Layak

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuli 20, 2024Updated:Juli 20, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Direktur RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dr. David Hariadi Masjhoer
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dalam dunia pelayanan kesehatan, posisi seorang direktur rumah sakit memegang peranan yang sangat penting. Direktur RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, dr David Hariadi Masjhoer, kini berada di pusat perhatian publik terkait kasus meninggalnya Nadhifa Putri Amira. David Hariadi Masjhoer, yang memimpin salah satu rumah sakit terbesar di Kalimantan Timur itu menghadapi tekanan besar dan desakan untuk mundur dari jabatannya.

    David Hariadi Masjhoer telah lama berkiprah dalam dunia medis dan manajemen rumah sakit. Sebagai Direktur RSUD AWS, ia bertanggung jawab atas operasional rumah sakit yang telah mendapatkan akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), yang menunjukkan tingginya standar pelayanan kesehatan di rumah sakit ini.

    Dalam perannya, dr David dituntut untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan pelayanan yang optimal sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan.

    Kasus meninggalnya bayi Nadhifa Putri Amira menjadi ujian berat bagi kepemimpinannya. Pihak keluarga bayi, melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kalimantan Timur, menuntut agar David dicopot dari jabatannya. Mereka menilai bahwa pelayanan di RSUD AWS tidak memadai, yang berujung pada kematian tragis bayi asal Muara Badak itu.

    Sudirman, perwakilan dari TRC PPA Kaltim, menyampaikan tuntutan ini dalam audiensi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim di ruang rapat Dinkes Kaltim, Kamis (18/7/2024) lalu.

    Menanggapi tuntutan ini, David menunjukkan sikap terbuka dan siap mundur jika audit menunjukkan bahwa dirinya tidak cocok memimpin RSUD AWS.

    “Direkturnya diminta diberhentikan. Saya kalau diberhentikan silakan,” ujar David, Jumat (19/7/2024), saat diwawancarai awak media.

    Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mempertahankan jabatan jika memang tidak dianggap mampu.

    Di tengah kontroversi ini, David tetap berkomitmen pada standar pelayanan yang tinggi. Ia menyatakan bahwa semua prosedur dan pelayanan di RSUD AWS telah dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

    “Hanya saja audit medik itu bersifat rahasia jadi tidak bisa saya tunjukan hasilnya. Apalagi sudah ke ranah hukum,” tuturnya.

    Kasus ini belum selesai dan masih dalam proses evaluasi. Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik telah meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan di RSUD AWS. Apapun hasilnya, kasus ini menjadi pembelajaran penting tentang tanggung jawab dan transparansi dalam pelayanan kesehatan.

    David Hariadi Masjhoer mengaku terbuka terhadap evaluasi dan siap menerima konsekuensi demi perbaikan layanan kesehatan di rumah sakit yang ia pimpin.

    Abdoel Wahab Sjahranie KARS RSUD AWS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Family Fun Walk PWI Kaltim Satukan Insan Pers Lintas Generasi

    September 6, 2026

    Satu Langkah, Banyak Generasi: Jalan Santai PWI Kaltim Rajut Kebersamaan

    September 6, 2026

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Juli 26, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Antisipasi Percepat Penyelesaian KRIS, Gedung Pandurata Disiapkan Jadi Penopang

    Juli 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    R’syaSeptember 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Perusahaan Daerah Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diusulkan berubah bentuk menjadi PT…

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Kabut Asap, SDN 007 Samarinda Ulu Perkuat Imbauan Penggunaan Masker bagi Siswa

    September 7, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026
    1 2 3 … 3,325 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.