Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran
    Kesehatan

    Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran

    IraBy IraJuli 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk memenuhi target 43.189 sasaran sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda terus menggenjot pelaksanaan skrining HIV.

    Hingga Juni, capaian pemeriksaan baru mencapai sekitar 45 persen atau sebanyak 19.577 orang, sementara dari hasil skrining hingga akhir Mei ditemukan 184 kasus HIV baru.

    Kepala Dinkes Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, skrining HIV menjadi salah satu indikator penting dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

    Karena itu, pihaknya terus memperluas cakupan pemeriksaan, terutama kepada kelompok masyarakat yang berisiko.

    “Target screening HIV tahun 2026 sebanyak 43.189 sasaran. Sampai Juni yang sudah dilakukan screening sekitar 19.577 orang atau kurang lebih 45 persen dari target,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

    Dari hasil pemeriksaan tersebut, hingga akhir Mei ditemukan 184 orang yang terkonfirmasi positif HIV.

    Dinkes memastikan, sebagian besar pasien yang terdeteksi telah mendapatkan penanganan melalui terapi antiretroviral (ARV).

    “Dari 184 orang yang ditemukan, sebanyak 145 orang sudah menjalani pengobatan,” katanya seraya menambahkan, sementara, 39 orang lainnya belum menjalani terapi.

    Menurut Ismid, kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor sehingga petugas kesehatan masih terus melakukan edukasi, konseling, dan pendampingan agar mereka bersedia menjalani pengobatan.

    “Nanti kita edukasi. Kondisinya bermacam-macam, sehingga tetap kita lakukan pendampingan agar mereka mau berobat,” jelasnya.

    Ismid menambahkan, deteksi dini melalui skrining menjadi langkah penting. Untuk menemukan kasus HIV lebih cepat, sehingga pasien dapat segera memperoleh pengobatan.

    Dengan terapi yang rutin, penderita HIV tetap dapat menjalani hidup secara produktif sekaligus menekan risiko penularan kepada orang lain.

    Sebagai perbandingan, pada 2025 Dinkes Samarinda hampir mencapai target skrining tahunan, dengan capaian sekitar 99 persen dari sasaran yang sama. Yakni sekitar 43 ribu orang, dari pemeriksaan tersebut ditemukan 492 kasus HIV baru.

    Melalui percepatan skrining sepanjang tahun ini, Dinkes berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui status kesehatannya sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penyebaran HIV di Kota Samarinda dapat ditekan.

     

    Dinkes Samarinda HIV HIV AIDS Ismid Kusasih Skrining
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    TPP ASN Belum Cair, Dinkes Kaltim Minta Rumah Sakit Koordinasi dengan Bank

    September 9, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Pola Makan Keluarga Jadi Penentu Tumbuh Kembang dan Prestasi Anak

    September 8, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    PWI Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Wartawan Lewat Porwada

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.