Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran
    Kesehatan

    Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran

    IraBy IraJuli 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk memenuhi target 43.189 sasaran sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda terus menggenjot pelaksanaan skrining HIV.

    Hingga Juni, capaian pemeriksaan baru mencapai sekitar 45 persen atau sebanyak 19.577 orang, sementara dari hasil skrining hingga akhir Mei ditemukan 184 kasus HIV baru.

    Kepala Dinkes Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, skrining HIV menjadi salah satu indikator penting dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

    Karena itu, pihaknya terus memperluas cakupan pemeriksaan, terutama kepada kelompok masyarakat yang berisiko.

    “Target screening HIV tahun 2026 sebanyak 43.189 sasaran. Sampai Juni yang sudah dilakukan screening sekitar 19.577 orang atau kurang lebih 45 persen dari target,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

    Dari hasil pemeriksaan tersebut, hingga akhir Mei ditemukan 184 orang yang terkonfirmasi positif HIV.

    Dinkes memastikan, sebagian besar pasien yang terdeteksi telah mendapatkan penanganan melalui terapi antiretroviral (ARV).

    “Dari 184 orang yang ditemukan, sebanyak 145 orang sudah menjalani pengobatan,” katanya seraya menambahkan, sementara, 39 orang lainnya belum menjalani terapi.

    Menurut Ismid, kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor sehingga petugas kesehatan masih terus melakukan edukasi, konseling, dan pendampingan agar mereka bersedia menjalani pengobatan.

    “Nanti kita edukasi. Kondisinya bermacam-macam, sehingga tetap kita lakukan pendampingan agar mereka mau berobat,” jelasnya.

    Ismid menambahkan, deteksi dini melalui skrining menjadi langkah penting. Untuk menemukan kasus HIV lebih cepat, sehingga pasien dapat segera memperoleh pengobatan.

    Dengan terapi yang rutin, penderita HIV tetap dapat menjalani hidup secara produktif sekaligus menekan risiko penularan kepada orang lain.

    Sebagai perbandingan, pada 2025 Dinkes Samarinda hampir mencapai target skrining tahunan, dengan capaian sekitar 99 persen dari sasaran yang sama. Yakni sekitar 43 ribu orang, dari pemeriksaan tersebut ditemukan 492 kasus HIV baru.

    Melalui percepatan skrining sepanjang tahun ini, Dinkes berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui status kesehatannya sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penyebaran HIV di Kota Samarinda dapat ditekan.

     

    Dinkes Samarinda HIV HIV AIDS Ismid Kusasih Skrining
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat, Esensi Pencegahan Kerusakan Tulang Belakang

    September 12, 2026

    Kemenkes Pastikan BIAS Tetap Jalan, Kasus KIPI di Karo Dinilai Tak Berkaitan dengan Vaksin HPV

    September 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    IraSeptember 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan administrasi dan legalitas dokumen pertanahan yang diterbitkan pada era 1990-an kembali mencuat…

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    September 16, 2026
    1 2 3 … 3,345 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.