Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Dilema Warga Sekitar Tol Balsam, Lahan Belum Dibayar, Keluar Masuk Tol Mahal
    DPRD Kaltim

    Dilema Warga Sekitar Tol Balsam, Lahan Belum Dibayar, Keluar Masuk Tol Mahal

    AdminBy AdminJuni 17, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Galih – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) sudah cukup lama beroperasi, namun masih menyisakan persoalan, yakni beberapa lahan belum dibayar kepada masyarakat.

    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Ali Hamdi menyampaikan masih ada tanah yang belum dibayar. Namun operasi penggunaanya telah dilakukan.

    “Enam bulan yang lalu saya melakukan reses di daerah Sungai Merdeka, ada informasi tanah di pintu masuk kilometer 36 Balikpapan sekitar 50 kepala keluarga belum dibayar,” ujar Ali kepada Insitekaltim, Selasa (16/6/2020).

    Ia mengatakan permasalahan yang kedua adalah tanaman tumbuhnya juga belum dibayar. Ali Hamdi mengaku punya data dan fotonya.

    “Mereka juga mengadu jika kehilangan penghasilan dari perkebunan itu, padahal banyak tanaman tumbuh yang dimiliki masyarakat sekitar seperti rambutan, durian, elay, dan sebagainya,” beber Ali.

    Lanjut Ali, ditambah lagi masyarakat sekitar yang dominan pekerjaannya dari lahan tersebut, menyekolahkan anak dari hasil kebun tersebut. “Tentu hal ini membuat semuanya berubah drastis. Apalagi adanya Covid-19, makin tidak ada pemasukan sama sekali,” paparnya.

    Menurutnya, adanya jalan tol Balsam yang belum dibayar oleh pihak tol, maka penderitaan itu lengkap. “Mereka sudah kehilangan tanahnya, tanaman tumbuh juga tidak dibayar, ditambah keluar masuk tol mereka harus bayar dengan tarif yang mahal,” sambungnya.

    Ali Hamdi menyebut sudah berdialog dengan masyarakat di sana, menanyakan apa penyebab lahan tumbuh itu tidak dibayar. Kata pihak tol, tanaman belum sampai ukurannya, padahal waktu difoto-foto umur tanaman sudah di atas tiga tahun.

    “Masyarakat pun menantang kalau memang umurnya sampai satu tahun. Jika memang bisa mencabut pohon tersebut, akan memberi uang Rp 1 juta per pohon,” imbuh Ali, mewakili masyarakat.

    Masyarakat sudah bertemu dengan DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara serta Gubernur Kaltim meminta keadilan terkait ini.

    “Namun saya belum tahu tanggapannya seperti apa,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.