Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Dengan Latar Medis, Andi Satya Kini Kawal Kebijakan Pro-Kesehatan di Karang Paci
    DPRD Kaltim

    Dengan Latar Medis, Andi Satya Kini Kawal Kebijakan Pro-Kesehatan di Karang Paci

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 13, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur Dokter Andi Satya Adi Saputra.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di balik jas putih dan stetoskopnya, Andi Satya Adi Saputra menyimpan impian besar, memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Namun, kali ini, bukan melalui ruang operasi atau meja praktiknya, melainkan dari kursi legislatif.

    Dengan tekad dan semangat yang tak terbendung, dokter yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur ini menempuh jalan berbeda demi membawa perubahan bagi Benua Etam.

    Keputusan ini lahir dari perenungan panjang. Andi menyadari, meski peran dokter sangat penting, ia merasa terbatas dalam menjangkau persoalan sosial lebih luas.

    “Dengan peraturan yang tepat, saya berharap bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat untuk masyarakat,” ungkapnya di Cafe Bagios, Samarinda, Senin (11/11/2024).

    Sebagai seorang dokter dan kini menjadi politikus, Andi mengarahkan perhatiannya pada kebijakan-kebijakan yang melindungi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan dan masyarakat yang kerap menjadi korban kekerasan. Ia melihat pentingnya regulasi yang melindungi mereka dari ancaman dan memastikan hak-hak mereka dijaga.

    “Perda yang mendukung perlindungan ini adalah fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Andi.

    Andi berpendapat, dengan kebijakan perlindungan yang komprehensif, Kalimantan Timur bisa menjadi tempat yang aman bagi semua kelompok masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan pesat yang terjadi di wilayah ini perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan sosial yang kuat.

    Pengalaman Andi di bidang medis memberikan perspektif berbeda dalam melihat kebutuhan masyarakat. Ia tahu betul bagaimana kesehatan dan kesejahteraan menjadi kunci dalam kehidupan yang berkualitas.

    Inilah yang membuatnya merasa perlu berkontribusi dalam merumuskan peraturan daerah yang berfokus pada kesehatan publik, mulai dari pencegahan penyakit hingga peningkatan infrastruktur kesehatan.

    Sebagai wakil rakyat, Andi kini berperan menghadirkan perubahan di Karang Paci, mengajukan perda yang berorientasi pada peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur.

    “Saya harap pengalaman medis saya bisa menjadi landasan kuat dalam merumuskan kebijakan yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat luas,” ungkapnya.

    Bagi Andi, perjalanan politik ini bukan hanya sekadar jabatan baru. Ini adalah panggilan hati, sebuah kesempatan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, khususnya di Benua Etam. Ia membuktikan bahwa ketika profesi medis dan politik bertemu, tujuan mulia diharapkan bisa lebih diwujudkan dengan skala yang lebih besar, lebih luas dan lebih menyentuh banyak orang.

    Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    September 8, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemarau membuat air bersih menjadi persoalan di sejumlah wilayah. Ketika sumur warga…

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.