Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Delapan Ruang Kelas Terbakar, Wali Kota Minta Analisis Struktur SMP 2 Samarinda
    Samarinda

    Delapan Ruang Kelas Terbakar, Wali Kota Minta Analisis Struktur SMP 2 Samarinda

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 2, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menyampaikan pernyataan Pers (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meninjau langsung kondisi bangunan pascakebakaran yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Samarinda.

    Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan langkah cepat segera dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kelangsungan proses belajar mengajar.

    Hasil peninjauan awal bangunan yang terdampak terdiri dari dua lantai, dengan total delapan ruang kelas, masing-masing empat kelas di lantai satu dan empat kelas di lantai dua.

    “Langkah cepat harus segera dilakukan untuk menjamin keselamatan serta kelangsungan proses belajar mengajar. Dari hasil peninjauan awal, terdapat delapan ruang kelas terdampak, masing-masing empat kelas di lantai satu dan empat kelas di lantai dua,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.

    Secara kasat mata, lantai satu terlihat relatif aman, sementara kerusakan berat terjadi pada empat ruang kelas di lantai dua.

    Meski demikian, Andi Harun menegaskan penilaian visual tidak dapat dijadikan acuan utama dalam menentukan kelayakan bangunan.

    Ia pun meminta agar dilakukan kajian teknis secara menyeluruh untuk memastikan keamanan struktur.

    “Saya sudah memberi tugas untuk melakukan analisa kelayakan bangunan karena ini menyangkut aspek teknis dan tidak bisa hanya dilihat dari pengamatan biasa,” ujar Andi Harun.

    Selain itu, menginstruksikan agar dilakukan perhitungan cepat terkait kebutuhan anggaran perbaikan. Proses ini akan melibatkan konsultan profesional guna menghitung estimasi biaya restorasi terhadap ruang kelas yang terdampak kebakaran.

    Tak hanya itu inventarisasi terhadap barang-barang yang mengalami kerusakan juga menjadi bagian dari langkah awal penanganan.

    “Kami menagetkan seluruh hasil analisis ini dapat dilaporkan dalam waktu singkat agar proses rehabilitasi dapat segera ditentukan,” jelasnya.

    Dalam rapat terbatas bersama pihak sekolah, turut dibahas keberlanjutan kegiatan belajar mengajar. Meskipun sebagian ruang di lantai satu terlihat tidak terdampak parah, pihak pemerintah memutuskan untuk tidak menggunakan seluruh delapan ruang kelas tersebut sementara waktu, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

    “Sebagai solusi proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan pengaturan ulang ruang kelas yang tersedia di lingkungan sekolah. Ini memungkinkan karena area sekolah cukup luas untuk menampung kegiatan belajar secara sementara,” tuturnya.

    Sementara itu, untuk penanganan pascakebakaran, wali kota juga menugaskan instansi terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pembersihan area terdampak.

    Namun, proses tersebut baru dapat dilakukan setelah pihak kepolisian menyelesaikan rangkaian penyelidikan di lokasi kejadian.

    “Langkah cepat ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan serta memastikan keamanan siswa dan tenaga pengajar di SMP 2 Samarinda,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kembali mencecar…

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.