Insitekaltim, Samarinda — Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti menghadiri kegiatan Inspektorat Goes To School di SD Negeri 17 Samarinda Utara. Senin, 12 Oktober 2026 kemaren.
Saat ditemui di kantor Balai Kota Samarinda, Kamis, 15 Oktober 2026. Neneng menyampaikan bahwa memang generasi berintegritas perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pendidikan antikorupsi perlu dikenalkan sejak anak-anak agar kejujuran tak sekedar menjadi teori, namun diterapkan dalam keseharian.
“Anak-anak perlu memahami bahwa kejujuran itu dimulai dari hal-hal kecil. Tidak menyontek, tidak mengambil barang milik teman, dan berani mengakui kesalahan merupakan bagian dari pembentukan karakter antikorupsi,” Ungkap Neneng.
Ia menilai, pembiasaan nilai integritas sejak dini penting untuk membentuk generasi yang mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakan. Lingkungan sekolah dan keluarga pun memiliki peran dalam menanamkan kebiasaan tersebut.
“Harapannya, nilai-nilai ini tidak hanya dipahami saat kegiatan berlangsung, tetapi benar-benar diterapkan dalam keseharian. Kalau sejak kecil sudah terbiasa jujur dan disiplin, nilai itu bisa menjadi bekal ketika mereka dewasa nanti,” Ucap Neneng.
Di sela kegiatan tersebut, Neneng juga meninjau lokasi longsor di area sekolah. Peninjauan ini berkaitan dengan kondisi lingkungan pendidikan yang perlu diperhatikan agar aktivitas belajar berlangsung dengan aman.
“Keselamatan siswa harus menjadi perhatian. Kondisi lingkungan sekolah perlu dilihat dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, penguatan karakter siswa berjalan beriringan dengan perhatian terhadap lingkungan sekolah. Edukasi antikorupsi diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan jujur, sedangkan kondisi sarana dan lingkungan pendidikan tetap menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar. (ADV)

