Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Delapan Ruang Kelas Terbakar, Wali Kota Minta Analisis Struktur SMP 2 Samarinda
    Samarinda

    Delapan Ruang Kelas Terbakar, Wali Kota Minta Analisis Struktur SMP 2 Samarinda

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menyampaikan pernyataan Pers (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meninjau langsung kondisi bangunan pascakebakaran yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Samarinda.

    Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan langkah cepat segera dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kelangsungan proses belajar mengajar.

    Hasil peninjauan awal bangunan yang terdampak terdiri dari dua lantai, dengan total delapan ruang kelas, masing-masing empat kelas di lantai satu dan empat kelas di lantai dua.

    “Langkah cepat harus segera dilakukan untuk menjamin keselamatan serta kelangsungan proses belajar mengajar. Dari hasil peninjauan awal, terdapat delapan ruang kelas terdampak, masing-masing empat kelas di lantai satu dan empat kelas di lantai dua,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.

    Secara kasat mata, lantai satu terlihat relatif aman, sementara kerusakan berat terjadi pada empat ruang kelas di lantai dua.

    Meski demikian, Andi Harun menegaskan penilaian visual tidak dapat dijadikan acuan utama dalam menentukan kelayakan bangunan.

    Ia pun meminta agar dilakukan kajian teknis secara menyeluruh untuk memastikan keamanan struktur.

    “Saya sudah memberi tugas untuk melakukan analisa kelayakan bangunan karena ini menyangkut aspek teknis dan tidak bisa hanya dilihat dari pengamatan biasa,” ujar Andi Harun.

    Selain itu, menginstruksikan agar dilakukan perhitungan cepat terkait kebutuhan anggaran perbaikan. Proses ini akan melibatkan konsultan profesional guna menghitung estimasi biaya restorasi terhadap ruang kelas yang terdampak kebakaran.

    Tak hanya itu inventarisasi terhadap barang-barang yang mengalami kerusakan juga menjadi bagian dari langkah awal penanganan.

    “Kami menagetkan seluruh hasil analisis ini dapat dilaporkan dalam waktu singkat agar proses rehabilitasi dapat segera ditentukan,” jelasnya.

    Dalam rapat terbatas bersama pihak sekolah, turut dibahas keberlanjutan kegiatan belajar mengajar. Meskipun sebagian ruang di lantai satu terlihat tidak terdampak parah, pihak pemerintah memutuskan untuk tidak menggunakan seluruh delapan ruang kelas tersebut sementara waktu, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

    “Sebagai solusi proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan pengaturan ulang ruang kelas yang tersedia di lingkungan sekolah. Ini memungkinkan karena area sekolah cukup luas untuk menampung kegiatan belajar secara sementara,” tuturnya.

    Sementara itu, untuk penanganan pascakebakaran, wali kota juga menugaskan instansi terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pembersihan area terdampak.

    Namun, proses tersebut baru dapat dilakukan setelah pihak kepolisian menyelesaikan rangkaian penyelidikan di lokasi kejadian.

    “Langkah cepat ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan serta memastikan keamanan siswa dan tenaga pengajar di SMP 2 Samarinda,” tutupnya.

    Andi Harun BPBD Damkar DLH SMP 2 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Belum Ditemukan Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Beracun

    Mei 11, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.