Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    April 23, 2026

    Program MBG di SDN 007 Samarinda Ulu Dievaluasi, Kepala Sekolah Akui Ada Keluhan

    April 23, 2026

    SDN 007 Samarinda Ulu Rayakan HUT ke-10, Tampilkan Inovasi dan Peluncuran Program Digital

    April 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Tokoh»Dee Lestari: Inspirasi Bisa Datang dari Mana Saja
    Tokoh

    Dee Lestari: Inspirasi Bisa Datang dari Mana Saja

    LarasBy LarasOktober 15, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dee Lestari (tengah) dalam acara Gebyar Anugerah Inspirasi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penulis kenamaan Dewi Lestari atau yang akrab dengan nama panggungnya Dee Lestari mengungkap cara mendapatkan inspirasi untuk menulis.

    Berhasil meluncurkan berbagai novel best seller seperti Filosofi Kopi, dan Perahu Kertas, Dee Lestari yang juga penulis lagu “Malaikat Juga Tahu” ini mengatakan inspirasi datang dari mana saja, bahkan sesederhana saat menyikat gigi.

    “Saat saya menyikat gigi misalnya. Saat tiba-tiba dihampiri sebuah melodi di kepala saya, saya mencoba merangkai kata di dalamnya. Oh bagusnya ada kata udara dan malaikat. Selesai itu, langsung saya aplikasikan ke piano dan terciptalah lagu,” ujarnya dalam acara Gebyar Anugerah Literasi di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Senin (14/10/2024).

    Pada tahun 1996, kala itu Dee Lestari masih seorang mahasiswi. Ia masih tinggal di rumah keluarganya yang sederhana di lantai dua. Pemandangan lantai dua rumah tersebut tidak seindah itu, namun diakuinya, ia bisa melihat bentuk-bentuk awan yang bervariasi.

    Di setiap sore menjelang senja, Dee Lestari akan menyempatkan diri melihat variasi bentuk awan tersebut. Apakah sepotong awan akan berbentuk kelinci atau berbentuk gunung. Setiap bentuk-bentuk unik dari awan itu ia tuangkan dalam tulisannya.

    “Saya akan termenung sebentar sambil membayangkan apa sih bentuknya dan saya tulis untuk jadi bagian dari tulisan saya,” kata wanita 48 tahun ini.

    Tak ingin omong kosong, Dee Lestari mempraktikkan bagaimana inspirasi itu datang dari mana saja. Ia bertanya kenapa partisipan yang hadir saat itu untuk mencari benda apa saja yang bisa mereka sodorkan. Ada seorang partisipan yang memberikan sebuah boneka berwarna merah muda, berbulu halus dan menggemaskan.

    Spontan, Dee Lestari merasa sangat tertantang karena boneka tersebut memiliki kesulitan tersendiri untuk dijabarkannya melalui kata-kata. Tak butuh waktu lama, ia berhasil membuat sebuah karangan cerita yang mendeskripsikan boneka tersebut menjadi petualangan ringan.

    “Saya tak tahu apakah ini? Sosok kecil mungil, sosok yang menggemaskan, tetapi yang saya tahu dia akan berpetualang,” tutur Dee Lestari menceritakan potongan inspirasi dari boneka tersebut.

    Walau telah berada di panggung penulis besar, Dee Lestari tak luput dari kegagalan. Memulai tulisannya sejak SD, karangannya hampir tidak pernah dilirik oleh majalah atau koran manapun. Tetapi, semangat dan dorongan sang ibunda, mampu membawanya hingga saat ini.

    Dee Lestari berharap semua penulis yang sedang berjuang meluncurkan karyanya, tidak berputus asa. Sebab, tidak ada usaha yang mengkhianati hasil.

    “Semangat terus. Saya juga mengalami semua itu. Writing block, tidak di-publish, semua sudah pernah,” tutupnya.

    Dee Lestari Gebyar Anugerah Literasi Penulis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    JMSI Kaltim Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Dinilai Masih Aman

    Maret 7, 2026

    JMSI Kaltim Dukung Rencana Pemblokiran Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    Maret 7, 2026

    Ramadan Dimaknai sebagai Penguatan Kebersamaan dan SDM, MSI Group Siapkan Program Pengembangan Wartawan

    Maret 1, 2026

    Warga Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8,5 M, Founder Sukri Institute Beri Komentar

    Februari 27, 2026

    Sukri: Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Masih dalam Batas Wajar

    Februari 27, 2026

    JMSI Dorong Pemerintah Perketat Kerja Sama Media, Verifikasi Dewan Pers Jadi Syarat Utama

    Februari 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    Andika SaputraApril 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keputusan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, yang tidak menemui langsung massa…

    Program MBG di SDN 007 Samarinda Ulu Dievaluasi, Kepala Sekolah Akui Ada Keluhan

    April 23, 2026

    SDN 007 Samarinda Ulu Rayakan HUT ke-10, Tampilkan Inovasi dan Peluncuran Program Digital

    April 23, 2026

    Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Dilaunching, Kampus di Kaltim Didorong Maksimalkan Kuota

    April 23, 2026

    Enam Bangunan Hangus Terbakar di Jalan Lambung Mangkurat, Akses Sempit Hambat Pemadaman

    April 23, 2026
    1 2 3 … 3,070 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.