Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    26 Pria Jadi Tersangka dalam 16 Kasus Narkoba di Samarinda, 780 Ekstasi Disita

    Oktober 29, 2026

    Tingkatkan Edukasi Kesehatan Warga, Kelurahan Selili Dorong Peran Aktif Kader Posyandu

    Oktober 29, 2026

    Penataan SOTK Pemkot Samarinda Ditargetkan Tuntas Akhir 2026

    Oktober 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Tokoh»Sukri: Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Masih dalam Batas Wajar
    Tokoh

    Sukri: Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Masih dalam Batas Wajar

    RidhoBy RidhoFebruari 27, 2026Updated:Februari 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Founder Sukri Institute saat ditemui dikantornya (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Polemik pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang menuai kritik publik dinilai masih wajar sepanjang prosesnya dilakukan sesuai aturan. Penilaian tersebut disampaikan Founder Sukri Institute Mohammad Sukri.

    Ia mengatakan pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan bagian dari dinamika pemerintahan yang lazim terjadi, terlebih jika menyangkut anggaran bernilai besar. Namun menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada nominal semata, melainkan pada kepatuhan terhadap mekanisme dan regulasi yang berlaku.

    “Selama proses pengadaan barang dan jasa itu dilakukan sesuai aturan dan mekanisme yang benar, menurut saya tidak ada persoalan, yang penting tidak melanggar aturan main,” ujar Sukri, Jumat, 27 Februari 2026.

    Ia menjelaskan, setiap proyek pengadaan telah melalui tahap perencanaan dan kajian sejak awal, sehingga bukan keputusan yang diambil secara mendadak. Termasuk dalam penentuan spesifikasi dan harga kendaraan dinas yang sudah dirancang sejak tahap perencanaan.

    Sukri juga menilai penggunaan kendaraan dinas tersebut tidak berlebihan, karena diperuntukkan bagi kebutuhan tertentu, khususnya aktivitas pemerintahan di Jakarta sebagai pusat pemerintahan nasional.

    “Mobil dinas itu digunakan untuk kepentingan dinas di Jakarta, seperti menerima tamu atau kunjungan kerja. Sementara untuk kegiatan di daerah, gubernur justru sering menggunakan kendaraan pribadi. Ini juga patut diapresiasi,” katanya.

    Di sisi lain, Sukri menegaskan kritik masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini merupakan hal yang wajar dan harus menjadi bahan evaluasi pemerintah. Namun, ia mengingatkan agar penilaian terhadap kebijakan publik tidak dilihat secara sepihak.

    “Pro dan kontra adalah hal biasa dalam politik. Tidak semua kebijakan bisa memuaskan semua pihak. Tapi kita juga perlu melihat sisi positifnya, termasuk kinerja pemerintah daerah yang dinilai cepat bergerak dalam pembangunan infrastruktur,” ucapnya.

    Ia mencontohkan sejumlah proyek infrastruktur yang telah direalisasikan dalam waktu relatif singkat, salah satunya peresmian Jembatan Nibung, yang telah lama dinantikan masyarakat.

    “Selama 13 tahun masyarakat menunggu jembatan itu, akhirnya kini bisa digunakan. Dampaknya sangat besar karena mempermudah akses dan memangkas jarak tempuh hingga ratusan kilometer. Hal-hal seperti ini juga layak diapresiasi,” jelasnya.

    Menutup pernyataannya, Sukri menekankan pentingnya menjaga ruang kritik sebagai bagian dari kontrol publik terhadap pemerintah, selama disampaikan secara objektif dan berlandaskan fakta hukum.

    “Kritik itu penting sebagai masukan. Tetapi sepanjang tidak ada pelanggaran hukum dalam proses pengadaan mobil dinas tersebut, saya menilai hal ini masih dalam batas yang wajar,” pungkasnya.

    Ia pun berharap pemerintah daerah terus menjalankan roda pemerintahan secara optimal dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat Kaltim.

     

    Mobil Dinas Mohammad Sukri Pemkot Samarinda Sukri institute
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Tingkatkan Edukasi Kesehatan Warga, Kelurahan Selili Dorong Peran Aktif Kader Posyandu

    Oktober 29, 2026

    Penataan SOTK Pemkot Samarinda Ditargetkan Tuntas Akhir 2026

    Oktober 29, 2026

    Pemantauan Udara Samarinda Masih Terbatas, DLH Andalkan Stasiun Labkesda Kaltim

    Oktober 29, 2026

    Dari Renstra hingga Probebaya, Kecamatan Samarinda Utara Perkuat Koordinasi Pembangunan Daerah

    Oktober 29, 2026

    Perkuat Perencanaan Pembangunan, Bapperida Samarinda Bekali Perangkat Daerah Penyusunan Renstra

    Oktober 29, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    26 Pria Jadi Tersangka dalam 16 Kasus Narkoba di Samarinda, 780 Ekstasi Disita

    AminahOktober 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 26 pria ditetapkan sebagai tersangka dalam 16 kasus narkotika yang diungkap…

    Tingkatkan Edukasi Kesehatan Warga, Kelurahan Selili Dorong Peran Aktif Kader Posyandu

    Oktober 29, 2026

    Penataan SOTK Pemkot Samarinda Ditargetkan Tuntas Akhir 2026

    Oktober 29, 2026

    Pemantauan Udara Samarinda Masih Terbatas, DLH Andalkan Stasiun Labkesda Kaltim

    Oktober 29, 2026

    Dari Renstra hingga Probebaya, Kecamatan Samarinda Utara Perkuat Koordinasi Pembangunan Daerah

    Oktober 29, 2026
    1 2 3 … 3,413 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.