Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Data Penduduk Tak Sinkron, DPRD Samarinda Ingatkan Risiko Salah Nilai Kinerja Daerah
    Politik

    Data Penduduk Tak Sinkron, DPRD Samarinda Ingatkan Risiko Salah Nilai Kinerja Daerah

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 9, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim saat menjelaskan terkait LKPJ (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menegaskan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota dilakukan untuk mengkonfirmasi substansi program sekaligus memastikan keakuratan data sebagai dasar evaluasi kinerja pemerintah daerah.

    Dalam forum dengar pendapat DPRD menilai data kependudukan menjadi salah satu indikator krusial dalam mengukur capaian pembangunan

    Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim menyampaikan, masih terdapat ketidaksesuaian antara data resmi dengan kondisi yang dirasakan di lapangan.

    “Ini pertemuan perdana LKPJ. Salah satu data paling penting untuk menghitung capaian kinerja pemerintah adalah jumlah penduduk,” ujarnya.

    Ia menjelaskan berdasarkan data administrasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jumlah penduduk Kota Samarinda berada di kisaran 893 ribu jiwa. Namun secara kasat mata, jumlah orang yang berada di Samarinda diperkirakan telah melampaui satu juta jiwa.

    “Data Dukcapil sekitar 893 ribu, tapi dari perkiraan yang berkembang di masyarakat itu sudah di atas satu juta,” jelasnya, Kamis 9 April 2026.

    Selain itu ia juga menyoroti adanya perbedaan antara data Disdukcapil dengan Badan Pusat Statistik (BPS) 860 ribu, yang dinilai berpotensi memengaruhi perhitungan indikator ekonomi daerah.

    “Kalau pembaginya berbeda hasilnya pasti berbeda. Ini berdampak pada penilaian apakah daerah sudah masuk kategori maju atau belum,” tegasnya.

    Menurutnya, perbedaan jumlah penduduk akan memengaruhi perhitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita. Semakin besar jumlah penduduk yang digunakan, maka nilai PDRB per kapita akan semakin kecil.

    “Kalau PDRB per kapita di atas 100 juta per tahun, bisa dikategorikan maju. Tapi kalau di bawah itu, belum,” tambahnya.

    Agar pemerintah tidak keliru dalam membaca capaian pembangunan akibat penggunaan data yang belum sepenuhnya akurat.

    “Jangan sampai seperti dashboard mobil terlihat aman, padahal indikator mesinnya bermasalah,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Disdukcapil Samarinda Eko Suprayetno mengatakan, perbedaan data terjadi karena perbedaan metode pendataan.

    Menurutnya, data administrasi hanya mencatat penduduk yang memiliki dokumen resmi seperti KTP dan Kartu Keluarga, sedangkan data lain dapat mencakup seluruh orang yang berada di wilayah tersebut.

    “Orang yang ada di Samarinda bisa lebih dari satu juta, tapi penduduk resmi harus dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga,” jelasnya.

    Ia menyebutkan, jumlah penduduk berdasarkan data administrasi hingga semester II tahun 2025 tercatat sebanyak 893.385 jiwa.

    Selain itu, dinamika jumlah penduduk juga dipengaruhi oleh mobilitas keluar masuk warga. Hingga April 2026, jumlah penduduk yang keluar tercatat sebanyak 2.330 orang, sedangkan yang datang sebanyak 2.057 orang.

    “Artinya jumlah yang keluar lebih tinggi dibandingkan yang datang,” ujarnya.

    DPRD pun meminta agar data kependudukan yang digunakan dalam LKPJ dapat ditinjau ulang agar proses evaluasi kinerja pemerintah daerah dapat dilakukan secara lebih akurat dan objektif.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    Juli 19, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    R’syaJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mengatasi tumpang…

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026

    Srikandi Merdeka Cup 2026 Jaring Talenta Timnas Putri U-17

    Juli 22, 2026

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,232 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.