Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Damayanti Sebut Permasalahan SPMB Lantaran Fasilitas Pendidikan Berkualitas Tak Merata
    DPRD Kaltim

    Damayanti Sebut Permasalahan SPMB Lantaran Fasilitas Pendidikan Berkualitas Tak Merata

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 10, 2025Updated:Juni 10, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Damayanti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur melakukan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur terkait SPMB (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru) pada Selasa, 10 Juni 2025 di Gedung E DPRD Provinsi Kaltim.

    Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Damayanti menyebutkan permasalahan yang dialami terkait SPMB tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Masalah pendidikan yang dialami baik di tingkat kota maupun provinsi sering kali berkenaan dengan bagaimana pemerataan kualitas sekolah di masing-masing sekolah tidak berjalan dengan baik.

    “Jika di setiap kabupaten kota rata fasilitasnya, maka SPMB dipastikan lancar,” tegas Damayanti.

    Mirisnya, bukan hanya fasilitas yang tidak merata. Damayanti mengungkapkan, Kota Balikpapan tepatnya di Kecamatan Balikpapan Tengah justru tidak memiliki sekolah di jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

    “Sering sekali saya sampaikan terkait kondisi Kota Balikpapan bahwa anak-anaknya dari jenjang SMP ke SMA terakomodir hanya 51%. Berbicara kesediaan 30% untuk sistem domisili, domisili Balikpapan tengah tidak ada sekolahnya,” papar Damayanti.

    Sistem domisili adalah jalur penerimaan siswa baru yang mengutamakan calon siswa yang berdomisili (tinggal) di wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Jalur ini menggantikan sistem zonasi dan fokus pada kedekatan tempat tinggal dengan sekolah, bukan lagi berdasarkan wilayah administratif.

    Oleh karena itu, kata Damayanti, Kecamatan Balikpapan Tengah tidak bisa memberlakukan 30 persen penerimaan jalur domisili dikarenakan tidak adanya sekolah di daerah tersebut.

    Damayanti memaparkan, di tahun pertama periode jabatannya di tingkat provinsi, dirinya terus berupaya menyampaikan aspirasi masyarakat di Dapil Balikpapan terkait kondisi nyata di lapangan.

    Damayanti meminta, kurangnya jumlah sekolah di Balikpapan, menjadi catatan penting bagi pemerintah provinsi yang dalam hal ini diwakili oleh Disdik Provinsi Kaltim.

    “Perencanaan jangka panjang, kerja sama di masing-masing kepala cabang tidak hanya Balikpapan. Samarinda juga saat ini masih mengalami permasalahan terkait penerimaan siswa di setiap tahunnya,” imbuhnya.

    Damayanti menilai, masyarakat di Kota Tepian Samarinda memiliki persepsi yang masih identik dengan sekolah unggulan dan sekolah pinggiran. Kesenjangan fasilitas menurut persepsi masyarakat mendorong para wali murid untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah favorit.

    “Ini tugas kita, bagaimana membuka pandangan masyarakat bahwasanya kualitas di tiap sekolah itu sama dan persepsi masyarakat terkait sekolah unggulan itu tidak ada sehingga nantinya meminimalisir persoalan di SPMB,” jelas Damayanti.

    Selanjutnya, Damayanti mengaku bersyukur karena adanya program unggulan Pemprov Kaltim yaitu Gratispol Pendidikan.

    “Kita cukup bersyukur terkait keberadaan Gratispol. Sebab pembiayaan sekolah swasta di Balikpapan luar biasa. Kita berharap anak-anak yang tidak memiliki peluang bersekolah di sekolah negeri karena keterbatasan kuota ada sedikit menenangkan berkaitan pendanaan sekaligus memperbaiki dari sekolah yang dinaungi Pemprov Kaltim,” tutupnya.

    Terakhir, Damayanti mengharapkan SPMB dapat berjalan dengan lancar karena pendidikan menjadi poin penting di Kaltim karena tidak hanya sumber daya alam (SDA) yang harus dimanfaatkan tetapi juga sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan mampu bersaing dengan para pendatang.

    Damayanti SDM SPMB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    IMM Kaltim Soroti Isu Lingkungan Hingga SDM, Tegaskan Peran Strategis Mahasiswa dalam Kebijakan Daerah

    April 4, 2026

    Wacana Pemisahan Disporapar Samarinda Menguat, Terkendala Anggaran dan Keterbatasan SDM

    Maret 28, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Puluhan penyandang disabilitas di Kalimantan Timur (Kaltim) turut ambil bagian dalam aksi…

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.