Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Cetak Atlet Berprestasi Sejak Dini, Muslimin Tekankan Pentingnya Pelatih Bersertifikasi
    Olahraga

    Cetak Atlet Berprestasi Sejak Dini, Muslimin Tekankan Pentingnya Pelatih Bersertifikasi

    R’syaBy R’syaJuni 25, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin menegaskan pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet usia dini harus memiliki sertifikasi sebagai dasar kompetensi dalam menjalankan program latihan.

    Ia mengatakan proses pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman di lapangan tanpa didukung pemahaman teori kepelatihan.

    “Makanya bagi seorang pelatih yang melakukan pembinaan dia harus punya sertifikasi dalam rangka basic untuk melakukan pelatihan. Jangan sampai melatih tidak punya sertifikasi dan hanya berdasarkan pengalaman, itu beda,” ujarnya di Samarinda, Kamis, 25 Juni 2026.

    Ia menjelaskan, teori dan praktik di lapangan harus berjalan seimbang agar pelatih mampu menerapkan metode latihan yang tepat sesuai kebutuhan atlet. Keseimbangan tersebut dinilai penting dalam mendukung pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

    “Antara teori dengan praktik di lapangan itu harus ada keseimbangan,” tegasnya.

    Muslimin mengatakan pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini. Menurutnya, proses tersebut dapat dilakukan melalui jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas, dengan menyesuaikan karakteristik masing-masing cabang olahraga.

    “Kalau bicara atlet muda, kita mulai dari anak usia dini. SD, SMP, SMA tergantung cabornya. Jadi ketika bicara pembinaan, kita mulai dari anak-anak kecil,” terangnya.

    Selain memahami ilmu kepelatihan, pelatih juga diharapkan memiliki kemampuan mengidentifikasi dan memetakan potensi atlet. Kemampuan tersebut penting untuk melihat kecocokan seorang atlet dengan cabang olahraga tertentu sehingga bakat yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal.

    Muslimin mencontohkan, seorang atlet yang awalnya menekuni satu cabang olahraga bisa saja memiliki potensi lebih besar ketika diarahkan ke cabang olahraga lain berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian pelatih yang memahami proses talent scouting.

    Karena itu, ia berharap pembinaan olahraga usia dini yang dilakukan cabang olahraga bersama KONI dapat didukung oleh pelatih yang memiliki kompetensi dan pemahaman kepelatihan yang baik.

    “Jadi kita sangat berharap pembinaan olahraga usia dini oleh cabor di bawah binaan Dispora dengan KONI itu berjalan dengan adanya seorang pelatih yang memahami kepelatihan,” pungkasnya.

     

    Atlet Atlet Berprestasi Disporapar Samarinda Muslimin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Partisipasi Baru 11,6 Persen

    Agustus 10, 2026

    14 Cabor Masih Diverifikasi, Rasman: Anggaran Harus Sesuai Kebutuhan

    Agustus 7, 2026

    Ricky Nelson Siapkan Banyak Opsi Pemain Jelang Liga 1 2026/27

    Agustus 6, 2026

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    Agustus 5, 2026

    Target Pertahankan Juara Umum Porprov, Perbasi Soroti Minimnya Fasilitas Basket Samarinda

    Agustus 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.