Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kunjungan Wisatawan Domestik Meningkat, Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Juli 12, 2026

    Pemprov Kaltim Dukung Pengembangan Bukit Steling Lewat Event Wisata

    Juli 12, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Bentuk Tim Formatur Ikatan Alumni, Target Kepengurusan Rampung Dua Bulan

    Juli 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali
    Kesehatan

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 12, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah terus berupaya menekan angka stunting melalui pencegahan bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR).

    Ini merupakan kebijakan yang menjadi bagian dari upaya pemerintah. Untuk itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) mengimbau, seluruh ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilan minimal delapan kali di fasilitas kesehatan.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, standar pemeriksaan kehamilan kini telah ditingkatkan dari sebelumnya enam kali menjadi delapan kali selama masa kehamilan.

    “Ibu hamil sekarang harus memeriksakan kehamilannya minimal delapan kali, baik di bidan maupun fasilitas kesehatan. Dulu enam kali, sekarang menjadi delapan kali,” ujarnya, di Samarinda, Minggu, 12 Juli 2026.

    Pemeriksaan dilakukan sejak trimester pertama, hingga menjelang persalinan. Mengacu pada pedoman Kementerian Kesehatan RI sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemeriksaan dilakukan satu kali pada trimester pertama (0–12 minggu). Disertai pemeriksaan USG awal kehamilan, dua kali pada trimester kedua (13–24 minggu), serta lima kali pada trimester ketiga (25–40 minggu).

    Pada trimester akhir tersebut, ibu hamil juga dianjurkan menjalani satu kali pemeriksaan USG pada usia kehamilan 29–32 minggu.

    Menurut Jaya, pemeriksaan berkala tersebut bertujuan memantau pertumbuhan dan perkembangan janin. Mendeteksi secara dini berbagai risiko kehamilan, serta memastikan kondisi ibu dan bayi tetap sehat hingga proses persalinan.

    Melalui pemeriksaan rutin, tenaga kesehatan dapat mendeteksi lebih dini berbagai faktor risiko selama kehamilan, termasuk potensi bayi lahir dengan BILA.

    Ia menjelaskan, BBLR merupakan salah satu kondisi yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting pada anak. Karena itu, pencegahan sejak masa kehamilan menjadi langkah penting dalam menurunkan prevalensi stunting di Kalimantan Timur.

    “Karena BBLR juga masuk dalam kriteria stunting, sehingga upaya ini akan membantu menurunkan angka stunting,” jelasnya.

    Dinkes Kaltim mengajak seluruh ibu hamil memanfaatkan layanan pemeriksaan kehamilan di puskesmas, rumah sakit. Maupun praktik bidan agar kondisi kesehatan ibu dan janin dapat terus dipantau hingga persalinan berlangsung aman.

    Pemeriksaan kehamilan yang rutin juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kalimantan Timur.

     

    cegah stunting Dinkes Kaltim Jaya Mualimin Pemeriksaan Kehamilan Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV

    Juli 11, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Kesehatan, SPM Tetap Sesuai Target

    Juli 10, 2026

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD AWS Libatkan Publik Susun Standar Pelayanan

    Juli 8, 2026

    Hadirkan PET CT Scan, Layanan Kedokteran Nuklir RSUD AWS Pertama di Luar Jawa-Bali

    Juli 8, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kunjungan Wisatawan Domestik Meningkat, Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Nur AjijahJuli 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat jumlah perjalanan wisatawan domestik…

    Pemprov Kaltim Dukung Pengembangan Bukit Steling Lewat Event Wisata

    Juli 12, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Bentuk Tim Formatur Ikatan Alumni, Target Kepengurusan Rampung Dua Bulan

    Juli 12, 2026

    110 Alumni Lintas Generasi Reuni, IKIP PGRI Kaltim Hidupkan Kembali Ikatan Alumni

    Juli 12, 2026

    Semifinal Piala Dunia 2026 Satukan Ribuan Warga Samarinda di Makorem 091/ASN

    Juli 12, 2026
    1 2 3 … 3,208 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.