Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 110 alumni lintas generasi IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) berkumpul dalam reuni perdana yang digelar di kampus IKIP PGRI Kaltim, Minggu, 12 Juli 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum menghidupkan kembali jejaring alumni yang selama ini tersebar di berbagai daerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk mendukung pengembangan almamater.
Reuni yang mengusung tema “Mari Bersama Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan” itu dihadiri alumni dari berbagai program studi dan angkatan, termasuk sejumlah lulusan yang telah memasuki masa purnatugas maupun pernah menduduki jabatan strategis di instansi pemerintah, sekolah, dan lembaga pendidikan.
Rektor IKIP PGRI Kaltim Suriansyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni para alumni tanpa menggunakan pembiayaan dari kampus. Menurutnya, hal itu menunjukkan tingginya rasa memiliki lulusan terhadap almamater.
“Alhamdulillah kita bersyukur karena alumni memiliki nilai kepedulian yang tinggi terhadap kampus. Reuni ini murni digagas oleh para alumni sebagai bentuk keinginan mereka untuk tetap berkontribusi kepada almamater. Itu yang menjadi kebanggaan bagi kami,” ujarnya.
Suriansyah mengungkapkan, seluruh pembiayaan kegiatan ditanggung oleh alumni. Kampus hanya memfasilitasi penggunaan sarana dan prasarana sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas yang memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan para lulusannya.
“Mereka hanya meminta izin menggunakan fasilitas kampus. Saya sampaikan, selama kegiatan itu berkaitan dengan alumni, mahasiswa maupun dosen, silakan gunakan. Kampus terbuka dan kami tidak memungut biaya. Kami ingin alumni tetap merasa bahwa kampus ini adalah rumah mereka,” katanya.
Kehadiran alumni dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa lulusan IKIP PGRI Kalimantan Timur telah berkiprah di banyak wilayah dan berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Ada yang datang dari Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan daerah lainnya. Artinya, keberadaan mereka menjadi perpanjangan tangan kampus dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat di berbagai daerah,” jelasnya.
Reuni kali ini merupakan langkah awal untuk membangun kembali organisasi dan jejaring alumni yang lebih kuat. Kampus bersama alumni telah merencanakan penyelenggaraan reuni akbar pada 2027 yang akan dikemas bersamaan dengan kegiatan halal bihalal.
“Ini baru reuni perdana dengan jumlah peserta yang masih terbatas. Insyaallah setelah Lebaran tahun depan kita akan menggelar reuni akbar agar semakin banyak alumni yang dapat hadir dan mempererat silaturahmi,” ucapnya.
Suriansyah juga mengaku bangga karena mayoritas peserta merupakan alumni senior yang telah mengabdikan diri di berbagai sektor, bahkan banyak di antaranya pernah menduduki posisi penting.
“Kalau kita lihat, banyak yang hadir hari ini merupakan senior-senior kita. Ada yang sudah purnatugas, ada yang pernah menjabat di berbagai instansi. Itu menunjukkan bahwa IKIP PGRI Kalimantan Timur telah melahirkan sumber daya manusia yang memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Reuni Alumni IKIP PGRI Kaltim Dwi Ade Agustina, mengatakan reuni tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi wadah membangun jejaring yang lebih produktif antarlulusan.
“Kami bersyukur sekitar 110 alumni dapat hadir. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan yang terjalin sejak masa kuliah tetap terjaga hingga sekarang. Harapan kami, reuni ini menjadi awal untuk memperluas jaringan, saling menginspirasi, serta membangun kolaborasi yang bermanfaat bagi alumni, kampus, maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor IKIP PGRI Kaltim yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor yang telah memfasilitasi kegiatan ini, seluruh panitia, donatur, sponsor, dan alumni yang telah memberikan dukungan. Semoga silaturahmi yang terjalin hari ini membawa keberkahan dan terus terjaga di masa mendatang,” katanya.

