Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Sebanyak 3.420 Mahasiswa KKN Kolaborasi 2026 Resmi Diterjunkan ke 377 Desa se-Kaltim
    Pendidikan

    Sebanyak 3.420 Mahasiswa KKN Kolaborasi 2026 Resmi Diterjunkan ke 377 Desa se-Kaltim

    AminahBy AminahJuli 11, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pelepasan 3.420 mahasiswa KKN Kolaborasi 2026 dari sembilan perguruan tinggi di Plenary Hall Sempaja, Samarinda, Sabtu, 11/7/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 3.420 mahasiswa dari sembilan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta resmi diterjunkan ke masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi 2026. Ribuan mahasiswa ini akan disebar ke 377 titik yang berada di 10 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

    Acara pelepasan akbar ini digelar di Gedung Plenary Hall Sempaja, Samarinda, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Program berskala besar ini merupakan hasil kerja sama antara dunia kampus dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan desa.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Siti Sugiyanti menjelaskan pemerintah telah menyiapkan 28 tema prioritas seperti sektor pendidikan, kesehatan, kehutanan, hingga perkebunan.

    “Seluruh perangkat daerah telah menyiapkan tema-tema program kerja terbaik. Fokusnya disesuaikan dengan kapasitas mahasiswa agar mereka bisa benar-benar menjadi agen perubahan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat desa,” kata Siti.

    Nantinya, setiap desa akan mendapatkan penanganan berupa tiga tema berbeda yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing agar dampaknya langsung dirasakan warga.

    Meskipun program ini disambut dengan penuh semangat, tantangan berat membayangi keberangkatan mahasiswa. Terutama bagi mereka yang ditempatkan di daerah terpencil dan perbatasan seperti Kabupaten Mahakam Ulu dan Pulau Maratua di Berau. Masalah sulitnya akses transportasi dan besarnya biaya perjalanan menjadi ganjalan utama.

    Ketua Panitia KKN Kolaborasi 2026 Kiswanto melontarkan kritik terkait minimnya dukungan pendanaan dan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Kaltim untuk wilayah-wilayah tertinggal tersebut.

    “Kendala terbesarnya adalah aksesibilitas yang sangat minim. Logikanya, Gubernur dan timnya saja butuh waktu berhari-hari untuk sampai ke sana, tentu kemampuan finansial dan logistik mahasiswa tidak sebanding. Namun, modal utama anak-anak kita saat ini adalah semangat yang kuat untuk mengabdi,” jelas Kiswanto.

    Kiswanto menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa menuntut program berjalan ideal jika seluruh biaya akomodasi menuju lokasi ekstrem justru dibebankan kepada mahasiswa.

    Ia berharap pemerintah daerah mau membantu memfasilitasi keberangkatan agar mahasiswa tidak tekor di lapangan.

    “Dengan kondisi ini, program KKN tidak bisa dipaksa berjalan ideal sesuai semua keinginan Pemprov. Kasarnya, kalau bukan donatur, ya dilarang mengatur. Kampus punya sumber daya manusia yang besar melalui ribuan mahasiswa ini, jadi kalau pemerintah mau berkolaborasi, berikan juga dukungan pendanaan atau fasilitas transportasi ke lokasi ekstrem. Jangan semua beban modal ditanggung mandiri oleh mahasiswa, kasihan mereka,” tegasnya.

    Untuk mengatasi keterbatasan biaya operasional mahasiswa di lapangan, pihak panitia mulai melirik potensi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta yang beroperasi di Kaltim.

    Namun, pemanfaatan dana ini masih menghadapi kendala aturan internal perusahaan yang biasanya hanya memperbolehkan anggaran bergulir di wilayah desa binaan mereka sendiri.

    “Tahun ini kontribusi CSR memang masih terbatas di wilayah Ring 1 atau desa binaan perusahaan masing-masing. Komitmen awal sudah ada, seperti Bank Kaltimtara yang membantu Rp5 juta untuk tiap kelompok dari total 30 kelompok, serta beberapa mitra tambang yang mendanai langsung program mahasiswa di lapangan. Ke depan, kami ingin lobi ini lebih intens agar dana CSR bisa langsung diarahkan ke lokus desa tertinggal yang disepakati bersama,” pungkas Kiswanto.

     

    DPMPD Kaltim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Mahasiswa KKN Siti Sugiyanti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    Kabut Asap, SDN 007 Samarinda Ulu Perkuat Imbauan Penggunaan Masker bagi Siswa

    September 7, 2026

    BCIM 2026 Digelar di Samarinda, Ini Daftar Para Juara Tari Kreasi Nusantara

    September 6, 2026

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.