Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: DPRD Samarinda
“ Misalnya nanti dari satu sektor menyampaikan dan dari sektor lain merasa ini beririsan. Nanti kita persilakan. Kita harap nanti dinamika yang muncul di forum ini akan membingkai peran ranperda yang akan kita susun pada kesempatan berikutnya,” jelas Abdul Rohim di Ruang Rapat Gabungan Lantai II DPRD Kota Samarinda.
“Orang tua memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi anak-anak,” sambungnya
“Dalam era digitalisasi yang semakin canggih, penggunaan teknologi non tunai telah menjadi keharusan. Masyarakat perlu melek teknologi, termasuk pembayaran non tunai,” ungkapnya pada Selasa (19/3/2024).
“Kami meminta agar kepolisian Kota Samarinda mengambil tindakan lebih tegas dan melakukan pemantauan terhadap aktivitas para pelaku balapan liar, terutama saat bulan Ramadan. Bulan suci ini seharusnya diisi dengan kegiatan keagamaan dan bermanfaat,” ujar Joha pada Selasa (19/3/2024).
“Masyarakat terlena dengan bantuan pemerintah dan pribadi-pribadi yang senang mendapatkan bantuan daripada berusaha ini, seperti mengemis, kalau bisa kita buang dari mindset kita,” jelasnya.
“Pemerintah Kota Samarinda telah berkoordinasi dengan berbagai OPD, tidak hanya melalui Dinas Sosial, tetapi juga melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Koperasi dan UMKM dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem,” ungkap Puji pada Senin (18/3/2024).
“ Saya optimis program-program wali kota akan selesai tepat waktu. Kami di DPRD terus memantau dan mengawal pelaksanaannya,” ungkapnya, Kamis (14/3/2024).
“Selama ini kita memiliki kesepakatan untuk membantu Sekolah Negeri saja tapi bagaimana sekolah swasta,” bebernya dalam Hearing Pansus IV DPRD Samarinda bersama Disdikbud Samarinda, Rabu (13/3/2024).
“Ini bertentangan dengan Permendikbud Nomor 28 karena setiap anak di sekolah inklusi harus ada gurunya, wc-nya, kursi rodanya, semua. Pergub ini harus direvisi, berantakan isi pergubnya,” tegas Sani dalam Hearing Pansus IV DPRD Samarinda bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Rabu (13/3/2024).
“Saya ada di sini sebagai pejuang kemerdekaan guru. Saya sangat sedih dengan keadaan guru kita. Lihat perbedaan gaji antara guru provinsi dan kota, jauh kan?” keluh Sani, Rabu (14/3/2024).
