Insitekaltim, Samarinda – Menonton konser kini menjadi salah satu aktivitas hiburan yang semakin diminati berbagai kalangan, terutama anak muda. Bagi sebagian orang, konser bukan sekadar menyaksikan musisi favorit tampil di atas panggung, tetapi juga menjadi pengalaman yang menghadirkan kesan dan kenangan tersendiri.
Salah seorang penikmat konser, Tania mengaku tidak terlalu sering menghadiri konser. Dalam setahun, ia biasanya menonton sekitar dua hingga tiga pertunjukan musik. Menurutnya, pengalaman mendengarkan musik secara langsung memiliki sensasi yang berbeda dibandingkan hanya mendengarkan lagu melalui platform digital.
“Experience dengar live music dibanding di platform musik itu beda banget. Vibes-nya sama performance dari musisinya itu yang paling ditunggu untuk ditonton,” ujarnya di Samarinda, Senin, 15 Juni 2026.
Tania mengatakan biaya yang dikeluarkan untuk menonton konser cukup bervariasi. Untuk konser musisi lokal, harga tiket biasanya berkisar antara Rp180 ribu hingga Rp300 ribu. Sementara untuk konser musisi K-pop, harga tiket dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp4 juta, belum termasuk biaya transportasi maupun akomodasi.
Meski membutuhkan biaya yang tidak sedikit, ia menilai aktivitas menonton konser masih berada dalam batas hobi selama dilakukan sesuai kemampuan finansial.
“Menurut saya masih jadi bagian dari hobi. Kecuali kalau memang punya tabungan khusus konser dan ikut terbang ke mana pun idolnya konser, mungkin itu sudah mendekati gaya hidup,” tuturnya.
Tania juga mengungkapkan dirinya pernah mendapat komentar dari orang lain terkait kebiasaannya menonton konser. Namun hal itu tidak mengurangi minatnya untuk tetap menghadiri pertunjukan musik yang diinginkan.
Baginya, ada sejumlah hal yang membuat konser layak untuk didatangi meskipun harus mengeluarkan biaya cukup besar. Salah satunya karena momen yang hadir dalam konser tidak dapat diulang.
“Kesempatan dan momennya itu enggak bisa diulang. Live performance-nya, energinya, sampai memories yang didapat juga berbeda,” pungkasnya.
Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap konser menunjukkan bahwa hiburan musik kini tidak hanya dinikmati melalui layar atau platform digital. Banyak orang rela meluangkan waktu dan biaya demi mendapatkan pengalaman langsung yang dinilai lebih berkesan dan personal.

