Insitekaltim, Samarinda – Borneo FC Samarinda berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Semen Padang FC dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda dengan skor meyakinkan 3-0, di hadapan sekitar 6.500 penonton.

Pertandingan yang dipimpin wasit Muhammad Nazmi bin Nasaruddin, dengan asisten wasit Umar dan Fajar Sigit Prasetiyo, berlangsung intens sejak awal laga.
Borneo FC langsung membuka keunggulan melalui gol Komang Teguh Trisnanda pada menit ke-9. Tim tuan rumah kemudian menambah keunggulan lewat gol Kaio Nunes di menit ke-40. Gol penutup dicetak oleh Koldo Obieta pada masa tambahan waktu 90+4.
Kemenangan ini menjadi krusial bagi Borneo FC dalam perebutan posisi papan atas dengan Persib Bandung. Dengan tambahan tiga poin, Borneo FC kini mengoleksi 66 poin, sama dengan Persib Bandung, namun masih berada di posisi kedua klasemen sementara di detik-detik akhir musim.
Dalam konferensi pers usai pertandingan pelatih Borneo FC Fabio Lefundes, menyampaikan bahwa kemenangan ini sangat penting bagi timnya.
“Pertandingan malam ini sangat penting bagi kami sebagai tim. Kami berhasil meraih hasil yang baik dan sekarang memiliki poin yang sama dengan Persib. Masih ada lima pertandingan tersisa dan kami akan terus berusaha,” ujarnya saat Konferensi pers, Sabtu Malam 25 April 2026.
Ia juga menegaskan bahwa konsistensi tim sejak awal musim menjadi kunci, di mana Borneo FC terus berada di papan atas klasemen sejak Agustus.
Terkait tiga gol yang sempat melalui pengecekan VAR, Lefundes menilai hal tersebut wajar dalam sepak bola modern.
“Kalau gol belum jelas, tentu akan dicek. Wasit sudah melakukan tugasnya dengan baik, itu hal yang biasa,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemain, termasuk penjaga gawang Nadeo Argawinata yang dinilai konsisten, serta Rivaldo yang tampil solid.
Sementara itu, pemain Borneo FC, Mariano Peralta, mengakui pertandingan tidak berjalan mudah.
“Kami sudah tahu pertandingan ini tidak mudah. Tapi yang penting kami tetap solid sebagai tim,” katanya.
Di sisi lain pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, mengakui keunggulan lawan.
“Mereka pantas menang, mereka lebih siap. Tapi saya tetap mengapresiasi pemain saya,” ujarnya.
Pemain Semen Padang Ricky Ariansyah, menambahkan bahwa efektivitas peluang menjadi kunci hasil pertandingan.
“Siapa yang bisa memaksimalkan peluang, itu yang menang,” katanya.
Imran menegaskan timnya akan melakukan evaluasi jelang lima laga tersisa.
“Masih ada lima pertandingan lagi. Tidak mudah, tapi kami tidak akan menyerah,” tutupnya.

