Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Bontang Perlu Penangkaran Buaya
    DPRD Bontang

    Bontang Perlu Penangkaran Buaya

    AdminBy AdminSeptember 29, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Faisal Anggota DPRD Bontang saat memberi keterangan atas kejadian adanya waarga diterkam buaya,, Jumat (18/9/2020), di RT 24, Kampung Mandar, Lok Tuan, Bontang Utara.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kasus warga diterkam buaya kembali terjadi di Kota Taman. Kasusnya terjadi pada Jumat (18/9/2020). Binatang buas yang dilindungi tersebut menerkam anak remaja berusia 14 tahun di RT 24, Kampung Mandar, Lok Tuan, Bontang Utara.

    Menanggapi kejadian tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Faisal mengatakan, peristiwa ini perlu menjadi perhatian semua pihak. Salah satunya dengan membuat penangkaran buaya sendiri di Bontang.

    Faisal menjelaskan bahwa, pihaknya akan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui dinas terkait untuk mewujudkan itu. Mengingat Bontang merupakan daerah yang didominasi perairan hingga 70 persen.

    Tidak bisa dibantah bahwa perairan memang sudah menjadi habitat hewan yang hidup di dua alam itu. Apalagi saat ini tempat tinggalnya terganggu. Akan tetapi, perlu ada penanganan serta langkah tepat dalam mengatasi kejadian yang meresahkan warga tersebut.

    “Kita berharap pada tahun 2021 penangkaran buaya tersebut sudah bisa direalisasikan. Sebab tidak menutup kemungkinan, hewan buas yang telah ditangkap dan dilepas di telaga itu akan kembali,” katanya saat ditemui, Selasa (29/9/2020)

    “Saya ingat pada saat saya menjadi wakil pun, Komisi III pada waktu itu juga sudah mengusulkan,” sambungnya.

    Faisal menambahkan manfaat atau fungsi penangkaran itu nantinya, selain untuk mengamankan buaya-buaya yang berkeliaran di sekitar masyarakat juga bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Bontang.

    “Jadi, tidak perlu jauh-jauh lagi keluar daerah,” terangnya.

    Selanjutnya, Faisal pun memaparkan apabila yang menjadi kendala adalah lahan, maka pihaknya akan membantu mencarikan lokasi yang tepat untuk pembangunan penangkaran buaya tersebut. Akan tetapi yang jauh dari pemukiman masyarakat demi menjaga keselamatan warga.

    “Kita cari lahan atau tempat yang bagus. Karena kasihan juga orang-orang daerah pesisir bukan saja di Lok Tuan, daerah lain juga sudah muncul predator ini,” tandasnya kepada wartawan.

    DPRD Bontang Komisi III DPRD Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Ambisi Politik Menguat, Ketua DPC PDIP Samarinda Siap Tarung di Pilwali hingga Pilgub

    Juni 23, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026

    Tak Satu Pun Pejabat Hadir, DPRD Kaltim Tunda Paripurna Jawaban APBD 2025

    Juni 22, 2026

    Kaesang Sentil Kader PSI Kaltim: Foto Jokowi Dua, Ketua Umum Hanya Satu

    Juni 21, 2026

    Sasar Suara Anak Muda, PSI Kaltim Jadikan Isu IKN Komoditas Politik Utama

    Juni 21, 2026

    Jelang Pilwali Samarinda, Gerindra Beri Sinyal Kuat Probebaya Tetap Dilanjutkan

    Juni 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.