Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Bontang Perlu Penangkaran Buaya
    DPRD Bontang

    Bontang Perlu Penangkaran Buaya

    AdminBy AdminSeptember 29, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Faisal Anggota DPRD Bontang saat memberi keterangan atas kejadian adanya waarga diterkam buaya,, Jumat (18/9/2020), di RT 24, Kampung Mandar, Lok Tuan, Bontang Utara.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kasus warga diterkam buaya kembali terjadi di Kota Taman. Kasusnya terjadi pada Jumat (18/9/2020). Binatang buas yang dilindungi tersebut menerkam anak remaja berusia 14 tahun di RT 24, Kampung Mandar, Lok Tuan, Bontang Utara.

    Menanggapi kejadian tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Faisal mengatakan, peristiwa ini perlu menjadi perhatian semua pihak. Salah satunya dengan membuat penangkaran buaya sendiri di Bontang.

    Faisal menjelaskan bahwa, pihaknya akan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui dinas terkait untuk mewujudkan itu. Mengingat Bontang merupakan daerah yang didominasi perairan hingga 70 persen.

    Tidak bisa dibantah bahwa perairan memang sudah menjadi habitat hewan yang hidup di dua alam itu. Apalagi saat ini tempat tinggalnya terganggu. Akan tetapi, perlu ada penanganan serta langkah tepat dalam mengatasi kejadian yang meresahkan warga tersebut.

    “Kita berharap pada tahun 2021 penangkaran buaya tersebut sudah bisa direalisasikan. Sebab tidak menutup kemungkinan, hewan buas yang telah ditangkap dan dilepas di telaga itu akan kembali,” katanya saat ditemui, Selasa (29/9/2020)

    “Saya ingat pada saat saya menjadi wakil pun, Komisi III pada waktu itu juga sudah mengusulkan,” sambungnya.

    Faisal menambahkan manfaat atau fungsi penangkaran itu nantinya, selain untuk mengamankan buaya-buaya yang berkeliaran di sekitar masyarakat juga bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Bontang.

    “Jadi, tidak perlu jauh-jauh lagi keluar daerah,” terangnya.

    Selanjutnya, Faisal pun memaparkan apabila yang menjadi kendala adalah lahan, maka pihaknya akan membantu mencarikan lokasi yang tepat untuk pembangunan penangkaran buaya tersebut. Akan tetapi yang jauh dari pemukiman masyarakat demi menjaga keselamatan warga.

    “Kita cari lahan atau tempat yang bagus. Karena kasihan juga orang-orang daerah pesisir bukan saja di Lok Tuan, daerah lain juga sudah muncul predator ini,” tandasnya kepada wartawan.

    DPRD Bontang Komisi III DPRD Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    Ratu ArifanzaSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Jakarta – Kebijakan Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memperluas akses pendidikan dan kesehatan menjadi sorotan…

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.