Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Dishub Samarinda Perketat Parkir di Teras Tahap II, Median Jalan Bakal Dipagar

    Agustus 10, 2026

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    Agustus 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Bontang Perlu Penangkaran Buaya
    DPRD Bontang

    Bontang Perlu Penangkaran Buaya

    AdminBy AdminSeptember 29, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Faisal Anggota DPRD Bontang saat memberi keterangan atas kejadian adanya waarga diterkam buaya,, Jumat (18/9/2020), di RT 24, Kampung Mandar, Lok Tuan, Bontang Utara.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kasus warga diterkam buaya kembali terjadi di Kota Taman. Kasusnya terjadi pada Jumat (18/9/2020). Binatang buas yang dilindungi tersebut menerkam anak remaja berusia 14 tahun di RT 24, Kampung Mandar, Lok Tuan, Bontang Utara.

    Menanggapi kejadian tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Faisal mengatakan, peristiwa ini perlu menjadi perhatian semua pihak. Salah satunya dengan membuat penangkaran buaya sendiri di Bontang.

    Faisal menjelaskan bahwa, pihaknya akan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui dinas terkait untuk mewujudkan itu. Mengingat Bontang merupakan daerah yang didominasi perairan hingga 70 persen.

    Tidak bisa dibantah bahwa perairan memang sudah menjadi habitat hewan yang hidup di dua alam itu. Apalagi saat ini tempat tinggalnya terganggu. Akan tetapi, perlu ada penanganan serta langkah tepat dalam mengatasi kejadian yang meresahkan warga tersebut.

    “Kita berharap pada tahun 2021 penangkaran buaya tersebut sudah bisa direalisasikan. Sebab tidak menutup kemungkinan, hewan buas yang telah ditangkap dan dilepas di telaga itu akan kembali,” katanya saat ditemui, Selasa (29/9/2020)

    “Saya ingat pada saat saya menjadi wakil pun, Komisi III pada waktu itu juga sudah mengusulkan,” sambungnya.

    Faisal menambahkan manfaat atau fungsi penangkaran itu nantinya, selain untuk mengamankan buaya-buaya yang berkeliaran di sekitar masyarakat juga bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Bontang.

    “Jadi, tidak perlu jauh-jauh lagi keluar daerah,” terangnya.

    Selanjutnya, Faisal pun memaparkan apabila yang menjadi kendala adalah lahan, maka pihaknya akan membantu mencarikan lokasi yang tepat untuk pembangunan penangkaran buaya tersebut. Akan tetapi yang jauh dari pemukiman masyarakat demi menjaga keselamatan warga.

    “Kita cari lahan atau tempat yang bagus. Karena kasihan juga orang-orang daerah pesisir bukan saja di Lok Tuan, daerah lain juga sudah muncul predator ini,” tandasnya kepada wartawan.

    DPRD Bontang Komisi III DPRD Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PAN-NasDem Minta Empat Raperda Kaltim Tak Tumpang Tindih Kewenangan

    Agustus 10, 2026

    Andi Harun Soroti Pokir DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda, Minta Kembali untuk Pembangunan Kota

    Agustus 9, 2026

    Andi Satya Buka Peluang Maju Pilwali Samarinda 2029, Tunggu Restu DPP Golkar

    Agustus 9, 2026

    Politik Tak Cukup Andalkan Momentum Pemilu, Kepercayaan Publik Harus Dibangun

    Agustus 8, 2026

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    R’syaAgustus 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso mengatakan tumpukan kayu,…

    Dishub Samarinda Perketat Parkir di Teras Tahap II, Median Jalan Bakal Dipagar

    Agustus 10, 2026

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    Agustus 10, 2026

    PAN-NasDem Minta Empat Raperda Kaltim Tak Tumpang Tindih Kewenangan

    Agustus 10, 2026

    Bukan Sekadar Lomba, SDN 010 Samarinda Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Lewat HUT RI

    Agustus 10, 2026
    1 2 3 … 3,269 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.