Insitekaltim, Samarinda – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SDN 010 Samarinda, Jalan Imam Bonjol, tidak sekadar diisi perlombaan. Setiap jenjang siswa mendapat jenis lomba berbeda yang disesuaikan dengan usia sekaligus menjadi cara sekolah melatih kerja sama, disiplin dan semangat kebersamaan.
Kepala SDN 010 Samarinda Rina Mardiati mengatakan, rangkaian lomba tersebut digelar untuk siswa kelas 1 hingga kelas 6. SDN 010 Samarinda sendiri memiliki sekitar 280 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar.
“Harapannya bisa membangkitkan semangat mereka tentang nasionalisme, kemudian tentang kebersamaan karena setiap perlombaan pasti ada hal yang bisa kita dapatkan seperti kerja sama, disiplin, tepat waktu dan lain sebagainya,” ujarnya di ruang kepala sekolah, Senin, 10 Agustus 2026.
Untuk kelas 1, siswa mengikuti lomba memasang kaos kaki dengan kategori putra dan putri. Masing-masing kategori akan diambil juara satu hingga tiga. Siswa kelas 2 mengikuti estafet karet secara beregu. Beranjak ke kelas 3, lomba yang dipilih yakni melipat baju dengan kategori putra dan putri.
Sementara siswa kelas 4 mengikuti estafet sarung secara beregu. Adapun kelas 5 dan 6 dipertandingkan dalam lomba tarik tambang dengan menggabungkan dua rombongan belajar pada masing-masing tingkat, yakni kelas 5A, 5B, 6A dan 6B.
Dalam tarik tambang tersebut, sekolah menyiapkan juara satu, dua, tiga hingga juara harapan satu sehingga seluruh peserta tetap memiliki peluang memperoleh penghargaan.
Menurut Rina, pemilihan lomba tersebut bukan semata untuk menentukan pemenang. Setiap permainan diharapkan memberikan pengalaman kepada siswa mengenai pentingnya bekerja sama, mengikuti aturan, disiplin waktu dan berkompetisi secara sehat.
“Tujuannya kerja sama, tentunya semangat mereka untuk berkompetisi dalam perlombaan tersebut. Jadi mereka lebih ada semangat lagi di sekolah,” terangnya.
Pelaksanaan lomba juga mendapat dukungan dari paguyuban kelas yang bekerja sama dengan komite sekolah. Masing-masing paguyuban menyiapkan hadiah untuk perlombaan di kelasnya, termasuk doorprize yang diberikan kepada siswa.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada 12 Agustus dengan nonton bareng bertema kepramukaan di CGV. Sehari setelahnya, siswa mengikuti perlombaan terakhir sebelum pada 14 Agustus pagi mengikuti upacara memperingati HUT Pramuka. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan perkemahan di lingkungan sekolah pada Jumat hingga Sabtu.
Rina berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat membuat momentum kemerdekaan lebih bermakna bagi siswa, bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ruang untuk menumbuhkan nasionalisme dan kebiasaan bekerja sama sejak dini. Kegiatan tersebut didukung 23 guru dan tenaga kependidikan.

