Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Syaparuddin: Moderasi Beragama Kuat, Kerukunan Samarinda Makin Kokoh

    Agustus 11, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Disiapkan Tekan Jukir Liar dan Kebocoran PAD

    Agustus 11, 2026

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Syaparuddin: Moderasi Beragama Kuat, Kerukunan Samarinda Makin Kokoh
    Pemerintah

    Syaparuddin: Moderasi Beragama Kuat, Kerukunan Samarinda Makin Kokoh

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 11, 2026Updated:Agustus 11, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua FKUB Kota Samarinda, Syaparuddin (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda Syaparuddin menegaskan komitmennya memperkuat kerukunan dan moderasi beragama melalui program edukasi lintas agama, termasuk mendorong pelaksanaan sekolah kerukunan di sekolah, kampus, dan organisasi kepemudaan.

    Syaparuddin mengatakan, posisi Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan masyarakat yang heterogen membuat keberadaan FKUB semakin penting, terlebih dengan perkembangan kawasan IKN, Samarinda, dan Balikpapan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Syaparuddin usai pengukuhan Pengurus FKUB Kota Samarinda periode 2026–2031, Selasa, 11 Agustus 2026.

    Menurutnya, perkembangan tersebut berpotensi meningkatkan urbanisasi dan tidak hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga sosial. Karena itu, kerukunan lintas agama perlu terus dirawat agar tetap menjadi kekuatan bagi Kota Samarinda.

    “Kehadiran FKUB tentu sangat penting untuk terus merawat keragaman lintas agama yang selama ini sudah terpelihara dengan baik di Kaltim,” ujar Syaparuddin.

    Ia menyebut Kaltim masuk lima besar nasional dalam indeks kerukunan. Kondisi tersebut, kata dia, harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan melalui penguatan moderasi beragama.

    “Tidak sekadar mengandalkan toleransi. Kita ingin semangat moderasi beragama itu lebih kuat lagi. Moderasi beragama yang kuat melahirkan kerukunan beragama yang juga kuat,” katanya.

    Syaparuddin mengatakan FKUB akan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari tokoh agama, pemerintah hingga kalangan pendidikan. Salah satu fokus yang akan diperkuat yakni edukasi kerukunan sejak dini.

    FKUB, lanjutnya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Samarinda untuk memperkuat pemahaman toleransi, kerukunan dan moderasi beragama kepada pelajar.

    Program tersebut akan dikembangkan melalui sekolah kerukunan dengan menyasar sekolah agama maupun sekolah umum. FKUB juga akan menggandeng mahasiswa, organisasi kemahasiswaan dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

    “Kita masuk sekolah-sekolah, kita perkuat dialog lintas agama. Intinya kita ingin semua pihak ikut ambil bagian menciptakan ekosistem kerukunan di Kota Samarinda,” tuturnya.

    Ia menambahkan, FKUB juga akan mengambil langkah edukasi dan mitigasi kepada masyarakat. Menurutnya, upaya menjaga kerukunan harus dilakukan secara proaktif dan tidak menunggu munculnya konflik.

    Syaparuddin mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Samarinda terhadap FKUB, termasuk dukungan pendanaan untuk kegiatan kerukunan.

    “Kerukunan itu amat sangat mahal. Banyak daerah yang terjadi konflik antaragama maupun antarsuku, membutuhkan waktu yang lama untuk mengembalikan keadaan itu,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda Yosua Laden mengatakan pengukuhan FKUB periode 2026–2031 merupakan bagian dari proses pembentukan kepengurusan sesuai mandat masing-masing unsur agama.

    Ia menjelaskan, Kesbangpol terlebih dahulu mengirimkan surat kepada masing-masing unsur agama melalui Kementerian Agama. Perwakilan dari masing-masing agama kemudian menyampaikan nama yang akan menjadi bagian dari kepengurusan FKUB.

    “Nama-nama yang terpilih ini adalah sesuai dengan mandat dari masing-masing unsur agama. Kemudian setelah nama mandatnya keluar, kita adakan rapat. Sesama pengurus inilah memilih siapa menjadi ketua, siapa menjadi wakil, sesuai dengan kesepakatan mereka masing-masing,” kata Yosua.

    Yosua berharap kepengurusan baru FKUB dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjaga kondusivitas Kota Samarinda, termasuk menangkal hoaks serta mencegah potensi perselisihan antaragama maupun antarsuku.

    Terkait pemanfaatan Religious Center, Yosua mengatakan fasilitas tersebut masih dalam proses perbaikan. Pemkot Samarinda juga tengah mengusulkan perbaikan sejumlah rumah ibadah yang mengalami kerusakan.

    Ia menyebut sejumlah fasilitas telah mulai digunakan, salah satunya oleh umat Konghucu. Sementara pemanfaatan untuk umat agama lainnya masih menyesuaikan standar masing-masing.

    “Harapan kami juga untuk rumah ibadah di sana bisa dipakai. Seperti contoh untuk Konghucu, mereka sudah menggunakan di sana. Mudah-mudahan ke depannya bisa dipakai untuk yang lain,” ujarnya.

    Yosua menambahkan, Kesbangpol juga memiliki agenda sosialisasi pembangunan rumah ibadah di sejumlah kecamatan di Samarinda. Selain itu, pihaknya tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang pembangunan rumah ibadah.

    “Sesuai harapan Pak Wali, mudah-mudahan ke depannya ini bisa terbit di tahun ini,” pungkasnya.

    FKUB Kota Samarinda Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Syaparuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Hasanuddin Mas’ud Bongkar Potensi PAD Kaltim dari Pajak Alat Berat hingga Air Permukaan

    Agustus 10, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Dishub Samarinda Perketat Parkir di Teras Tahap II, Median Jalan Bakal Dipagar

    Agustus 10, 2026

    Pemkot Belum Mau Terima Penuh Teras Samarinda, Kontraktor Diminta Benahi Sejumlah Catatan

    Agustus 10, 2026

    4.047 Bendera Dibagikan di Kaltim, Kesbangpol Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

    Agustus 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Syaparuddin: Moderasi Beragama Kuat, Kerukunan Samarinda Makin Kokoh

    Andika SaputraAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda Syaparuddin menegaskan komitmennya memperkuat…

    Parkir Berlangganan Samarinda Disiapkan Tekan Jukir Liar dan Kebocoran PAD

    Agustus 11, 2026

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Hendri Umar Perintahkan Jajaran Selidiki Setiap Kasus Karhutla di Samarinda

    Agustus 11, 2026

    Bulan Vitamin A, Dinkes Samarinda Sasar Sekitar 54 Ribu Bayi dan Balita

    Agustus 10, 2026
    1 2 3 … 3,271 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.