Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»BNN Samarinda Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat Duta Anti Narkoba dan Media Sosial
    Pemerintah

    BNN Samarinda Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat Duta Anti Narkoba dan Media Sosial

    R’syaBy R’syaAgustus 3, 2026Updated:Agustus 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda Kombes Pol Belny Warlansyah (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda Kombes Pol Belny Warlansyah menegaskan pihaknya terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja melalui Duta Anti Narkoba Samarinda. Selain melakukan sosialisasi secara langsung, para duta juga diharapkan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.

    Ia menyebut, pemilihan Duta Anti Narkoba telah beberapa kali diselenggarakan dan akan terus berlanjut sebagai bagian dari strategi BNN membangun agen perubahan di kalangan generasi muda.

    “Kami berharap mereka mampu memberikan edukasi maupun sosialisasi kepada remaja di Kota Samarinda secara terus-menerus. Sekarang ada media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan edukasi karena yang paling kami khawatirkan dan harus dijaga adalah remaja,” ujarnya saat menghadiri Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Samarinda 2026, Minggu, 2 Agustus 2026.

    Belny menjelaskan, remaja menjadi kelompok yang rentan terpapar narkoba karena memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Oleh sebab itu, Duta Anti Narkoba diharapkan mampu membekali teman sebayanya dengan pengetahuan yang benar sehingga berani menolak setiap tawaran penggunaan narkotika.

    “Kita tidak ingin mereka salah mengambil keputusan dan salah bergaul. Dengan adanya Duta Anti Narkoba ini, mereka memiliki pengetahuan sehingga yakin dan berani menolak jika ada tawaran narkoba,” tuturnya.

    Ia mengungkapkan BNN Kota Samarinda menjalankan strategi penanganan narkoba secara menyeluruh melalui program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, pemberantasan, serta rehabilitasi.

    Menurut Belny masyarakat yang belum pernah menggunakan narkotika harus terus diberikan edukasi agar tidak tergoda untuk mencoba sebab penggunaan narkoba berpotensi menimbulkan ketergantungan meski diawali hanya sekali.

    “Kalau masyarakat yang sudah kecanduan tentu harus direhabilitasi supaya bisa pulih dan tidak lagi membeli maupun menggunakan narkotika. Sedangkan yang belum pernah memakai harus terus diberikan pemahaman agar jangan sampai mencoba walaupun hanya sekali, karena dikhawatirkan akan berlanjut dan bersifat adiktif,” jelasnya.

    Belny juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba sulit dikenali karena dilakukan secara tertutup.

    “Narkoba ini sifatnya sangat tersembunyi. Kita tidak tahu siapa di sekitar kita yang menggunakan narkoba. Untuk mengetahuinya harus dilakukan pemeriksaan seperti tes urine,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, dengan adanya Duta Anti Narkoba Samarinda 2026, BNN berharap edukasi mengenai bahaya narkotika dapat terus dilakukan secara berulang, baik melalui kegiatan langsung maupun media sosial, sehingga mampu menjadi kekuatan bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kota Samarinda.

     

    BNN BNN Samarinda Kombes Pol Belny Warlansyah Narkoba
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026

    Peluang Hujan Samarinda Masih Kecil, OMC Terus Diupayakan

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026

    23 Ribu Buku Terjual, Budaya Baca Kaltim Masih Punya Pasar

    September 17, 2026

    Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya, Pemprov Kaltim Anjurkan Sekolah Daring

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.