Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Juli 5, 2026

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Bedug Sahur, Membangun Keseimbangan Antara Melestarikan Tradisi dan Menjaga Hak Individu
    DPRD Samarinda

    Bedug Sahur, Membangun Keseimbangan Antara Melestarikan Tradisi dan Menjaga Hak Individu

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi I DPRD Samarinda Joha Fajal
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Tradisi membangunkan sahur menjadi momen yang dilestarikan dengan cermat oleh sebagian masyarakat Samarinda di tengah Bulan Ramadan yang penuh berkah.

    Mengambil bentuk kelompok orang yang berkeliling sambil menabuh bedug atau drum, kegiatan ini memiliki tujuan mulia untuk membangunkan umat Islam agar dapat bersiap-siap untuk sahur.

    Namun, dalam menjalankan tradisi ini, semangat toleransi dan kenyamanan bagi warga sekitar tetap menjadi prinsip utama yang harus dipegang teguh.

    Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Samarinda Joha Fajal menekankan pentingnya menghormati kebutuhan semua warga, tidak hanya mereka yang sedang berpuasa.

    “Kita harus menghormati kebutuhan dan kenyamanan semua warga, tidak hanya mereka yang berpuasa,” ungkapnya pada Jumat (29/3/2024).

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesediaan untuk beradaptasi jika ada warga yang merasa terganggu.

    “Jika ada yang merasa terganggu, kita harus fleksibel dan mencari solusi yang tidak mengganggu mereka,” tambahnya.

    Namun demikian, Joha juga mengungkapkan bahwa banyak warga yang merasakan manfaat dari tradisi ini, terutama bagi mereka yang tidak memiliki alarm atau perangkat untuk membangunkan mereka.

    “Ini membantu banyak orang, terutama yang tua yang mungkin kesulitan bangun sendiri,” ujarnya.

    Pendekatan fleksibel dan saling menghormati menjadi kunci dalam menjaga kerukunan di bulan suci ini.

    Warga Samarinda diharapkan dapat menemukan keseimbangan antara menjaga tradisi dan menghormati hak-hak individu, sehingga semua orang dapat merasakan kedamaian dan keberkahan Ramadan.

    Tradisi membangunkan sahur bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga representasi dari semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menjalani ibadah di Bulan Ramadan.

    Dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan mengutamakan kenyamanan bersama, masyarakat Samarinda membuktikan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam menjaga harmoni dan kebersamaan.

    Bulan Ramadan Joha Fajal Ketua DPRD Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026

    Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027

    Juli 4, 2026

    DPRD Desak Pendataan Ulang Konsesi Tambang, Kepastian Hak Tanah Warga Tak Boleh Diabaikan

    Juli 3, 2026

    Rawan Jadi Lokasi Bunuh Diri, DPRD Desak Pemasangan Pagar Pengaman di Jembatan Mahakam

    Juli 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Nur AjijahJuli 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski dihadapkan pada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dan kenaikan…

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026
    1 2 3 … 3,192 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.