Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Basti: Pelaku UMKM Berusia Tua di Kutim Kesulitan Gunakan Aplikasi Online
    DPRD Kutim

    Basti: Pelaku UMKM Berusia Tua di Kutim Kesulitan Gunakan Aplikasi Online

    SeliBy SeliJuni 3, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menjalankan program Rp50 juta per RT. Dari anggaran ini 80 persen atau Rp40 juta untuk pembangunan fisik dan 20 persen atau Rp10 juta diarahkan bagi pengembangan UMKM.

    Anggaran Rp10 juta dikeluhkan oleh para pengurus RT sebab dianggap terlalu besar untuk kegiatan peningkatan SDM UMKM. Sementara itu pascamengikuti pelatihan pun belum berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

    “Masyarakat dan pengurus RT mereka keluhkan ini, bagaimana ada pelatihan-pelatihannya. Setelah menghasilkan produk bagaimana untuk bisa memasarkan juga,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Kutim Basti Sangga Langi kepada Insitekaltim.

    Basti mengaku masyarakat pun menanyakan terkait cara atau tehnik untuk bisa memasarkan produk hasil buatan lewat media sosial atau lewat jejaring internet. Sebab sebagian yang mengikuti pelatihan adalah orang-orang tua yang masih minim pemahaman terhadap teknologi.

    “Maksud mereka bagaimana agar produk bisa dipasarkan lewat aplikasi seperti toko online, facebook atau aplikasi lokal khusus produk Kutim,” jelasnya.

    Ia menyebutkan bahwa UMKM Kutim sejauh ini sudah menghasilkan produk lokal seperti kripik singkong dan pisang serta amplang. Namun yang menjadi kendala adalah ketersediaan alat.

    Basti meminta pemerintah untuk memberikan bantuan alat produksi atau cetak kripik dan amplang, karena ketersediaan alat masih langka di pasaran.

    “Nah bagaimana mereka bisa meningkatkan kemampuan setelah mengikuti pelatihan jika tidak ada alat yang tersedia untuk mereka cetak sendiri di rumah. Maka dari itu perlu pemerintah untuk beri bantuan alat-alat yang dibutuhkan,” tuturnya.

    Lebih lanjut menurutnya alangkah lebih baik pemerintah pun menyediakan tempat khusus yang menjajakan produk lokal, sehingga wisatawan atau orang-orang yang berkunjung ke Kutim bisa diarahkan ke tempat tersebut untuk bisa membeli hasil karya masyarakat untuk dijadikan oleh-oleh.

    “Kalau mereka membeli produk kita, tentu UMKM kita bakal lebih hidup,” tandasnya.

    DPRD SDM UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    IKN Butuh Penguatan SDM, Perguruan Tinggi Kaltim Dinilai Punya Peran Strategis

    September 22, 2026

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Gubernur Tegaskan SDM Lokal Harus Jadi Pengelola Utama Potensi SDA Kubar

    Juli 4, 2026

    Festival Pesona Nusantara Buka Ruang Promosi bagi 60 UMKM Lokal

    Juni 28, 2026

    Kadin Kaltim Imbau Perusahaan Besar hingga UMKM Isi Data Sensus dengan Jujur

    Juni 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    AminahSeptember 30, 2026

    Samarinda, Insitekaltim – Sekitar 36 pekerjaan tahun anggaran 2025 dengan akumulasi pembiayaan sekitar Rp132 miliar…

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.