Insitekaltim, Samarinda – Pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Katim) dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Perguruan tinggi menjadi salah satu sektor yang dinilai strategis untuk menyiapkan SDM yang mampu mengambil bagian dalam perkembangan kawasan IKN.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Ace Hasan Syadzily mengatakan, keberadaan IKN di Kaltim tidak hanya membawa konsekuensi terhadap pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan kesiapan manusia yang akan menopang aktivitas dan perkembangan kawasan tersebut.
“Apalagi IKN kita berada di Kalimantan Timur, tentu program seperti IKN ini harus juga diperkuat oleh peningkatan kualitas SDM,” ujar Ace saat kegiatan Lemhannas Goes to Campus di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Selasa, 22 September 2026.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam peningkatan kualitas SDM. Kampus tidak hanya berperan menghasilkan lulusan secara akademik, tetapi juga perlu menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan serta kemampuan menghadapi perubahan lingkungan strategis.
Penguatan SDM tersebut, kata Ace, tidak hanya berdampak terhadap Kaltim. Ia melihat pembangunan IKN dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia.
“Dan tentu dampaknya bukan saja terhadap Kaltim tetapi upaya kita untuk mendorong pemerataan pembangunan sehingga bisa melahirkan Indonesia Sentris,” katanya.
Ace mengaitkan kebutuhan penguatan SDM dengan tantangan global yang saat ini semakin kompleks. Persaingan teknologi antarnegara, perubahan iklim hingga perubahan struktur demografi disebut menjadi faktor yang perlu diantisipasi oleh berbagai komponen bangsa termasuk perguruan tinggi.
Dalam konteks tersebut, kampus di Kaltim memiliki ruang untuk berkontribusi melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan nasional.
Penguatan ekonomi juga menjadi bagian dari perhatian Lemhannas dalam melihat ketahanan nasional. Dalam salah satu program Lemhannas Goes to Campus sebelumnya, Ace menyebut stabilitas dan kemandirian ekonomi sebagai dua faktor yang memengaruhi ketahanan ekonomi nasional.
Sementara itu, program Lemhannas Goes to Campus di Kaltim turut menyasar Unmul dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional generasi muda.
Bagi Kaltim, pengembangan SDM menjadi semakin relevan seiring posisi IKN yang berada di wilayah tersebut. Ace menilai perguruan tinggi perlu mengambil bagian dalam menyiapkan generasi muda agar mampu berkontribusi terhadap pembangunan, sekaligus mendukung agenda pemerataan dan pencapaian Indonesia Emas 2045.

