Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Banjir SMP 24 Samarinda, Andi Harun: Tak Perlu Bangun Baru, Cukup Benahi Drainase
    Samarinda

    Banjir SMP 24 Samarinda, Andi Harun: Tak Perlu Bangun Baru, Cukup Benahi Drainase

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 1, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun Saat menyampaikan sambutan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti penanganan sekolah yang terdampak banjir khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 24 Jalan Suryanata Kota Samarinda, dengan menegaskan solusi tidak harus selalu berupa pembangunan baru yang dinilai memakan anggaran besar.

    Ia mengatakan persoalan banjir di sekolah tersebut sempat memunculkan usulan pemindahan lokasi, dan pembangunan gedung baru. Namun, setelah dilakukan peninjauan langsung, ditemukan bahwa akar masalahnya bukan pada lokasi sekolah.

    “Ternyata penyebabnya hanya aliran air yang tidak lancar, sampai masuk ke dalam sekolah,” ujarnya, Rabu 1 April 2026.

    Jika solusi yang diambil adalah memindahkan sekolah dan membangun gedung baru, maka anggaran yang dibutuhkan akan sangat besar, mulai dari pembelian lahan hingga pembangunan fisik yang bisa mencapai puluhan miliar rupiah.

    Padahal menurutnya, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan cara yang lebih tepat dan efisien yakni, memperbaiki sistem drainase agar aliran air kembali normal dan tidak lagi meluap ke lingkungan sekolah.

    “Kita pindahkan kita beli tanah kita bangun baru, berapa puluh miliar. Padahal yang harus diatasi adalah salurannya,” tegasnya.

    Andi Harun menekankan pentingnya ketelitian dalam mengidentifikasi akar masalah sebelum menentukan kebijakan pembangunan, karenanya keputusan yang tidak tepat justru dapat membebani anggaran daerah yang saat ini sedang mengalami tekanan.

    Ia juga mengkritisi pola pikir yang cenderung memilih solusi besar tanpa mempertimbangkan efektivitasnya.

    “Tidak semua persoalan harus diselesaikan dengan proyek baru, terutama jika masih ada solusi yang lebih sederhana dan tepat sasaran. Kalau masih bisa kita atasi jangan langsung berpikir membangun baru,” terangnya.

    Melalui pendekatan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran secara lebih bijak, khususnya dalam penanganan infrastruktur pendidikan.

    “Saya tegaskan bahwa pembangunan ke depan harus berorientasi pada penyelesaian masalah secara tuntas, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kembali mencecar…

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.