Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun: Konflik Kehutanan Tak Akan Pernah Tuntas Selama Regulasi Masih Tumpang Tindih

    Juni 27, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Penderita TBC Masuk Penerima MBG

    Juni 27, 2026

    Krisis Lahan Pemakaman Mengancam, DPRD Samarinda Dorong Perda Satu Kecamatan Satu TPU

    Juni 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Bandara Temindung Resmi Ditutup Walau Sederhana, Pernah Disinggahi Pak Harto
    Nasional

    Bandara Temindung Resmi Ditutup Walau Sederhana, Pernah Disinggahi Pak Harto

    MartinusBy MartinusMei 24, 201803 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    INSITEKALTIM SAMARINDA – Rabu, 23 Mei 2018 menjadi hari terakhir aktifitas penerbangan di Bandara Temindung Samarinda. Bandara ini akhirnya resmi ditutup setelah 44 tahun beroperasi, tepatnya sejak Juli 1974. Mulai Kamis hari ini, tidak akan terlihat lagi pesawat-pesawat jenis Cessna atau Britten-Norman (BN-2A) landing dan take off dari bandara ini.
    Bandara yang panjang runway-nya hanya satu kilometer lebih ini terpaksa harus dipindahkan karena alasan keselamatan penerbangan dan pengembangan kota. Sebagai gantinya, Pemprov Kaltim telah membangun bandara baru di Sei Siring, Samarinda Utara yang disepakati melalui pooling terbuka dengan nama Bandara APT Pranoto, yang merupakan nama gubernur Kaltim pertama.
    Bandara Temindung Samarinda akan menjadi kenangan dan sejarah, bahwa ibukota provinsi ini dulunya pernah memiliki bandara yang letaknya berada tidak jauh dari pemukiman warga Temindung.
    Bandara yang berada di atas lahan seluas 13 hektar itu secara resmi ditutup oleh Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, Rabu sore kemarin. Selanjutnya, aktivitas Bandara Temindung akan dipindahkan ke Bandara APT Pranoto di Sungai Siring, Samarinda, mulai 24 Mei 2018.
    “Bandara ini memang sudah resmi ditutup. Tapi bandara ini akan tetap menjadi  sejarah kemajuan pembangunan Samarinda, dan Kalimantan Timur,” kata Gubernur Awang Faroek Ishak, saat penutupan bandara ini kemarin.
    Memang kata Gubernur, saat awal dibangun dulu, bandara ini berada jauh dari pusat kota dan masih diselimuti hutan di sisi kiri dan kanannya. Namun fakta bahwa Kaltim serasa semanis gula telah menyebabkan pertambahan penduduk kian tak terhalang hingga akhirnya menyulap bandara yang dulunya jauh dari pemukiman penduduk justru kian terhimpit hingga membuat atraksi para pilot dengan kemampuan lebih karena harus terbang rendah diantara pemukiman penduduk beberapa saat sebelum melakukan pendaratan.
    Sejarah di Bandara Temindung ini pun telah mencatat sejumlah pejabat tinggi negara pernah menikmati layanan sederhana bandara ini. Sebut saja Presiden RI kedua  HM Soeharto, Wakil Presiden Sudharmono hingga Wapres Jusuf Kalla pun pernah menginjakkan kaki di Bandara Temindung. Selebihnya, tidak sedikit menteri kabinet   dari berbagai era pemerintahan pernah singgah di bandara ini.
    “Sejak beroperasi tahun 1974, perbaikan landasan dilakukan dengan pengaspalan pada 1976.  Sebelumnya hanya menggunakan still plat. Setelah itu, barulah bandara berkembang, karena diambilalih pengelolaannya oleh Kementerian Perhubungan. Sebelumnya dikelola pemerintah provinsi,” sebut Faroek.
    Pesawat pertama yang beroperasi di Bandara Temindung adalah jenis Britten-Norman (BN-2A) dan Cessna dengan kapasitas 6 penumpang. Gubernur yakin dengan kehadiran Bandara APT Pranoto pertumbuhan ekonomi Kaltim akan melesat, salah satunya melalui sektor pariwisata.
    Gubernur berharap setelah peresmian Bandara APT Pranoto, Dinas PUPR dan Pera Kaltim bisa melebarkan jalan poros menuju bandara baru yang digadang-gadang akan menjadi bandara internasional di masa depan. Kemudian Pemkot Samarinda dapat menyelesaikan permasalahan banjir yang mengarah ke bandara tersebut.
    Hadir pada penutupan operasional Bandara Temindung kemarin para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan Kepala Bandara APT Pranoto, Pj Walikota Samarinda Zairin Zain, Dirut BPD Kaltim Zainuddin Fanani dan sejumlah anggota DPRD Kaltim.
    Penutupan ditandai dengan membunyikan sirine dan pembentangan sepanduk pencanangan pengembangan Politeknik Penerbangan Samarinda oleh Gubernur Awang Faroek Ishak.
    Politeknik tersebut sementara akan menggunakan sarana prasarana yang telah tersedia di eks Bandara Temindung. Awang berharap September 2018 sudah menerima mahasiswa baru dengan jenjang kompetensi Diploma 3 (D-III). (jay/sul/adv)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun: Konflik Kehutanan Tak Akan Pernah Tuntas Selama Regulasi Masih Tumpang Tindih

    R’syaJuni 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan konflik kehutanan di Indonesia tidak akan…

    DPRD Samarinda Dukung Penderita TBC Masuk Penerima MBG

    Juni 27, 2026

    Krisis Lahan Pemakaman Mengancam, DPRD Samarinda Dorong Perda Satu Kecamatan Satu TPU

    Juni 27, 2026

    Kelanjutan Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Anggaran Utamakan Layanan Dasar

    Juni 27, 2026

    Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Kebijakan Hadapi Ketidakpastian Global

    Juni 27, 2026
    1 2 3 … 3,175 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.