Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal
    Nasional

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 3, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi foto bersama usai pelantikan Biru Muda Project bertajuk “UNWRAP: From Potential to Impact Conference 2026” (ist/HumaskemnakerRI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta — Tantangan ketenagakerjaan di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama karena dominasi sektor informal dan belum optimalnya penyerapan tenaga kerja.

    Dalam situasi ini, generasi muda didorong untuk mengambil peran lebih aktif, tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja baru.

    Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Afriansyah Noor menekankan, pentingnya perubahan pola pikir di kalangan pemuda. Menurutnya, jumlah angkatan kerja yang besar tidak akan berdampak signifikan jika tidak diimbangi dengan kualitas dan daya saing yang memadai.

    “Generasi muda harus berani melangkah lebih jauh, tidak sekadar menunggu peluang, tetapi mampu menciptakan peluang itu sendiri,” ujarnya dalam kegiatan pelantikan Biru Muda Project bertajuk “UNWRAP: From Potential to Impact Conference 2026” di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.

    Ia mengungkapkan, saat ini struktur ketenagakerjaan Indonesia masih didominasi sektor informal, dengan jumlah yang mencapai lebih dari 155 juta orang. Sementara itu, masih banyak tenaga kerja yang belum terserap secara optimal di pasar kerja formal.

    Kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan antara jumlah tenaga kerja dan kebutuhan industri.

    Salah satu penyebab utama adalah kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Banyak lulusan yang belum memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga sulit bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

    Menjawab tantangan tersebut, pemerintah terus mendorong transformasi dalam pembangunan sumber daya manusia. Fokusnya adalah menciptakan tenaga kerja yang adaptif, terampil, dan siap menghadapi perubahan, terutama di era digital yang berkembang pesat.

    Afriansyah juga menekankan pentingnya peran kewirausahaan dan inovasi sebagai solusi. Generasi muda dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya melalui pemanfaatan teknologi dan pengembangan usaha mandiri.

    “Di era sekarang, peluang terbuka luas. Anak muda bisa memanfaatkan teknologi untuk menciptakan usaha baru yang tidak hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi orang lain,” katanya.

    Sebagai langkah konkret, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan sejumlah strategi pada tahun 2026. Di antaranya adalah penguatan pelatihan vokasi melalui program peningkatan keterampilan (skilling) dan pelatihan ulang (reskilling), pengembangan pusat inovasi talenta atau Talent and Innovation Hub, serta perluasan akses pelatihan yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

    Selain itu, peningkatan produktivitas tenaga kerja juga dilakukan melalui program Labor Productivity Clinics yang bertujuan membantu pelaku usaha dan tenaga kerja meningkatkan efisiensi dan daya saing.

    Pemerintah juga mendorong pengembangan talenta melalui program inkubasi bisnis untuk melahirkan wirausaha baru, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan industri hijau. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

    Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis generasi muda dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

     

    Afriansyah Noor Kerja Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Kemnaker Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Gelombang Green Jobs dan Era Digital

    April 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Nur AjijahJuni 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng menyayangkan, tempat hiburan malam (THM)…

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Sri Puji Astuti: Ingatkan Perusahaan Soal Status BPJS Kesehatan Pasca-PHK

    Juni 17, 2026

    Minat Masih Rendah, Dinkes Kaltim Ajak Masyarakat Lebih Aktif Manfaatkan Program CKG

    Juni 17, 2026
    1 2 3 … 3,150 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.