Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    April 20, 2026

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Aspirasi Warga Disampaikan, DPRD Kaltim Dorong Pemerintah Tindak Lanjuti Pokir
    DPRD Kaltim

    Aspirasi Warga Disampaikan, DPRD Kaltim Dorong Pemerintah Tindak Lanjuti Pokir

    MartinusBy MartinusAgustus 4, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: DPRD Kaltim menyerahkan laporan hasil reses kepada Pemerintah Provinsi Kaltim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) menyerahkan laporan hasil kegiatan reses masa sidang II dalam Rapat Paripurna ke-28 yang berlangsung pada Senin, 4 Agustus 2025.

    Kegiatan ini menjadi bagian penting dari mekanisme kerja kelembagaan DPRD, di mana seluruh fraksi menyampaikan hasil serapan aspirasi masyarakat yang dihimpun selama kunjungan ke daerah pemilihan masing-masing.

    Dalam forum resmi tersebut, para anggota dewan menyampaikan beragam keluhan, kebutuhan, serta harapan masyarakat yang ditemui selama masa reses.

    Aspirasi yang berhasil dihimpun itu kemudian dirumuskan menjadi dokumen pokok pikiran (pokir) DPRD yang akan digunakan sebagai bahan masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran berikutnya.

    Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menyatakan bahwa laporan hasil reses tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial tahunan semata, melainkan harus dimaknai sebagai bentuk akuntabilitas politik dan tanggung jawab representatif anggota dewan kepada masyarakat.

    “Setiap pokok pikiran yang disampaikan oleh anggota dewan mewakili suara rakyat. Kami berkomitmen untuk memperjuangkan agar aspirasi tersebut tidak hanya tercatat, tapi juga diwujudkan melalui program nyata,” ujar Hasanuddin.

    Dari rangkuman berbagai fraksi, keluhan terhadap kondisi infrastruktur masih menempati urutan teratas. Persoalan jalan rusak, drainase lingkungan yang tidak memadai, kebutuhan semenisasi jalan lingkungan, hingga permintaan pembangunan jembatan dan penerangan jalan umum menjadi persoalan yang berulang di hampir seluruh kabupaten dan kota.

    Bahkan, akses menuju sejumlah daerah terpencil yang masih sulit dijangkau turut menjadi perhatian serius.

    Masalah pendidikan juga mencuat dari laporan sejumlah fraksi. Minimnya fasilitas pendukung pendidikan di daerah pinggiran, kekurangan tenaga pengajar, dan kurang meratanya distribusi guru masih menjadi kendala utama.

    Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan kejelasan pelaksanaan program bantuan pendidikan dari pemerintah provinsi yang dinilai belum menyentuh seluruh kalangan.

    Keluhan paling banyak berkaitan dengan pelayanan BPJS yang dianggap belum maksimal serta masih terbatasnya fasilitas kesehatan dasar seperti puskesmas pembantu dan posyandu di wilayah-wilayah pelosok.

    Aspirasi mengenai ketersediaan ambulans dan kebutuhan tenaga kesehatan juga disampaikan secara luas oleh masyarakat.
    Di sektor ekonomi, kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku pertanian mengeluhkan akses yang terbatas terhadap modal usaha, pelatihan, dan jaringan pemasaran hasil produksi.

    Mereka berharap adanya perhatian nyata dari pemerintah provinsi agar pengembangan ekonomi kerakyatan dapat lebih terstruktur dan berkelanjutan.

    Sementara itu, persoalan ketenagakerjaan kembali mencuat dalam reses kali ini.

    Masyarakat menuntut agar keberadaan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kalimantan Timur turut memberikan kontribusi nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal secara proporsional. DPRD Kaltim menilai isu ini perlu segera ditindaklanjuti melalui regulasi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat daerah.

    Menanggapi semua temuan tersebut, DPRD Kaltim menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil reses sebagai instrumen penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan provinsi. Melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan, pokok-pokok pikiran dewan akan diperjuangkan agar masuk ke dalam skema program prioritas.

    Rapat paripurna ke-28 ini dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD, pejabat dari lingkungan pemerintah provinsi, serta undangan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Penyampaian hasil reses ini tidak hanya menjadi bentuk laporan kerja, tetapi juga wujud tanggung jawab dewan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat secara sistematis, transparan, dan berorientasi pada pembangunan yang merata dan berkeadilan. (Adv)

    Hasanuddin Mas'ud reses RKPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Kaltim Dorong Revisi Perda Sungai Mahakam, Fokus Tingkatkan PAD dan Tertibkan Penambatan Ilegal

    April 7, 2026

    RKPD 2027 Masih Tahap Rancangan, Prioritas Daerah Jadi Penentu Arah Pembangunan

    April 7, 2026

    Polemik Pokir, DPRD Kaltim Nilai 160 Usulan Masih Relevan

    April 6, 2026

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus TJSL, Fokus Sinkronisasi Program Perusahaan dan Pemerintah

    April 6, 2026

    Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi

    April 2, 2026

    WFH Jumat Dinilai Perlu Kajian, DPRD Samarinda Soroti Risiko Layanan Publik

    April 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    Ratu ArifanzaApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan laporan pertanggungjawaban…

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Doa Bersama Jadi Aksi Simbolis, Massa Kaltim Siap Turun 21 April

    April 19, 2026
    1 2 3 … 3,062 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.