Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»APBD Tertekan, Andi Harun Ubah Strategi Program Harus Tuntas dan Berdampak
    Samarinda

    APBD Tertekan, Andi Harun Ubah Strategi Program Harus Tuntas dan Berdampak

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 1, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Foto Bersama Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama jajaran Pemkot, DPRD Kota Samarinda, dan DPRD Kaltim (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kondisi keuangan daerah yang mengalami tekanan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak lagi bisa menjalankan pola pembangunan seperti sebelumnya.

    Hal itu disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Kantor Bapperida Komplek Balai Kota Samarinda pada Rabu, 1 April 2026.

    Ia menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda terdampak kebijakan nasional dan kondisi global, sehingga ruang fiskal menjadi semakin terbatas.

    Kondisi tersebut berimplikasi langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan berbagai program pembangunan.

    Hal ini menuntut adanya perubahan cara berpikir dalam menyusun program terutama dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran agar lebih efektif dan tepat sasaran.

    “Tidak bisa lagi business as usual. Kita tidak bisa lagi membagi anggaran secara merata tanpa melihat dampaknya,” ujarnya.

    Menurutnya program pembangunan ke depan harus berorientasi pada prinsip fokus, tuntas, dan berdampak langsung ke masyarakat, karena pendekatan lama yang cenderung membagi anggaran ke banyak program kecil, justru tidak menghasilkan perubahan signifikan.

    Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur seperti jalan yang seharusnya dikerjakan hingga tuntas bukan setengah-setengah. Jika dilakukan parsial, hasilnya tidak akan bertahan lama dan justru berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.

    Selain itu, Andi Harun juga menekankan pentingnya perencanaan berbasis data atau evidence-based planning. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak lagi menyusun program berdasarkan keinginan tetapi berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

    “Bukan lagi shopping list, tapi benar-benar program yang dibutuhkan dan bisa diselesaikan,” tegasnya.

    Lanjutnya, keterbatasan anggaran harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas perencanaan pembangunan, bukan menjadi alasan stagnasi dalam bekerja.

    Melalui kesempatan itu tersebut Pemkot Samarinda berharap setiap rupiah anggaran yang digunakan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas layanan publik secara berkelanjutan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kembali mencecar…

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.