Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Anggarkan APBD Perubahan, Neni Ingin Masyarakat Pesisir Punya Septic tank
    Advertorial

    Anggarkan APBD Perubahan, Neni Ingin Masyarakat Pesisir Punya Septic tank

    MartinusBy MartinusMei 17, 201901 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Dalam upaya menargetkan Bontang bebas dari kawasan kumuh. Walikota Bontang Neni Moerniaeni, dalam safari ramadhannya belum lama ini, mengatakan akan segera meluncurkan program Buang Air Besar tidak lagi di jamban, menurutnya didaerah pesisir masih banyak masyarakat Kota Bontang yang membuang hajad di jamban.
     

    “Kita ingin menyelesaikan Bontang bebas dari daerah kumuh, nantinya kita akan upayakan untuk pembangunan Tangki Kotoran (septic tank) komunal untuk daerah pesisir,” ujar neni.
    Rencananya dirinya akan menganggarkan pada APBD perubahan, Neni berharap Bontang sama dengan kota lain di Indonesia.
    “Dengan adanya program ini, masyarakat pesisir tidak lagi BAB di sungai ataupun laut, kita harap kawasan kumuh di Bontang segera teratasi,” ujarnya

    Menurut Neni kawasan pesisir menjadi lokasi paling tinggi tingkat kekumuhannya dimana kawasan tersebut, belum memiliki fasilitas kebakaran,dan persampahan.
    Di Kota Taman masih ada 9 kelurahan yang masuk dalam kategori kawasan kumuh. Diantaranya, Kelurahan Api-Api, Berebas Tengah, Bontang Kuala, Bontang Lestari, Guntung, Satimpo, Tanjung Laut Indah, Bontang Baru, dan Gunung Elai.
    “Kita masih punya pekerjaan rumah 26 hektare lagi. Targetnya tahun ini Bontang bebas kawasan kumuh,” tegas Neni (yanti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Agustus 21, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Andika SaputraAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)…

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026
    1 2 3 … 3,294 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.