Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Anggarkan APBD Perubahan, Neni Ingin Masyarakat Pesisir Punya Septic tank
    Advertorial

    Anggarkan APBD Perubahan, Neni Ingin Masyarakat Pesisir Punya Septic tank

    MartinusBy MartinusMei 17, 201901 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Dalam upaya menargetkan Bontang bebas dari kawasan kumuh. Walikota Bontang Neni Moerniaeni, dalam safari ramadhannya belum lama ini, mengatakan akan segera meluncurkan program Buang Air Besar tidak lagi di jamban, menurutnya didaerah pesisir masih banyak masyarakat Kota Bontang yang membuang hajad di jamban.
     

    “Kita ingin menyelesaikan Bontang bebas dari daerah kumuh, nantinya kita akan upayakan untuk pembangunan Tangki Kotoran (septic tank) komunal untuk daerah pesisir,” ujar neni.
    Rencananya dirinya akan menganggarkan pada APBD perubahan, Neni berharap Bontang sama dengan kota lain di Indonesia.
    “Dengan adanya program ini, masyarakat pesisir tidak lagi BAB di sungai ataupun laut, kita harap kawasan kumuh di Bontang segera teratasi,” ujarnya

    Menurut Neni kawasan pesisir menjadi lokasi paling tinggi tingkat kekumuhannya dimana kawasan tersebut, belum memiliki fasilitas kebakaran,dan persampahan.
    Di Kota Taman masih ada 9 kelurahan yang masuk dalam kategori kawasan kumuh. Diantaranya, Kelurahan Api-Api, Berebas Tengah, Bontang Kuala, Bontang Lestari, Guntung, Satimpo, Tanjung Laut Indah, Bontang Baru, dan Gunung Elai.
    “Kita masih punya pekerjaan rumah 26 hektare lagi. Targetnya tahun ini Bontang bebas kawasan kumuh,” tegas Neni (yanti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026

    Penataan SKM Kini Berpayung Hukum, Bangunan di Bantaran Ditertibkan Bertahap

    Juni 9, 2026

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    SittiJuni 13, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Setelah hampir sembilan tahun tidak tampil dalam agenda publik terbuka, mantan Bupati Kutai…

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,143 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.