Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Andi Harun:Langka Pertama Perhapi Penataan Organisasi, Masalah Kerusakan Lingkungan Bedah Bersama
    Daerah

    Andi Harun:Langka Pertama Perhapi Penataan Organisasi, Masalah Kerusakan Lingkungan Bedah Bersama

    MartinusBy MartinusOktober 6, 201803 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda- Setelah dilantik sebagai Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Provinsi Kaltim Dr. H. Andi Harun,ST,SH,M.Si pertama kali yang dilakukan adalah pembenaan organisasi dan hal lainnya yang strategis untuk kemajuan organisasi.
    Hal ini disampaikan Andi Harun  kepada awak media usai acara pelantikan pengurus Perhapi Kaltim Periode 2018-2021, Sabtu (6/10/2018) di Hotel mesra Samarinda
    Dikatakan Andi Harun bahwa pembenahan organisasi sangat penting untuk menata bagaimana organisasi tersebut bisa bersenergi dengan pemerintah. Dan bagaimana menyusun program  baik jangka pendek maupun jangka panjang
    “Perhapi hadir untuk memberikan kontribusi nyata kepada daerah untuk menata bagaimana mengelolah tambang dengan baik dan tidak ada yang dirugikan.Tentu tugas ini harus selaras dengan kebijakan pemerintah sehingga nanti kami tidak ada benturan baik secara aspek administras maupun undang undang yang sudah ada, “ucapnya
    Organisasi ini diharapkan bisa membantu pemerintah bangaimana kedepan pertambangan di Kaltim lebih baik, baik secara administrasi dan baik penataannya. Sehingga Perhapi bisa merekomendasikan apa -apa yang sekiranya untuk kebaikan kita bersama
    “Dimana setiap pelaku tambang bisa menjalankan sesuai prosedur yang berlaku untuk sama-sama menjaga kerusakan lingkungan. Itu perlu ada perencanaan yang jelas dari awal, dan lokasi mana yang bisa ditambang , jangan sampai ada masalah dikemudian hari, “beber Andi Harun yang juga ketua  Partai Gerindra Kaltim
    Selain itu, saat ini usaha tambang mulai membaik dan hargapun mulai kembali normal. Apakah komoditas pertambangan yang harganya fluktuatif updown .Nanti Perhapi akan memberikan pandangan pada pemerntah. Kita ketahui bersama sekarang sudah ada regulasi yang disebut Demo (domestik market obligasi) sebesar 25 % dari produksi,”bebernya
    Pertanyaannya mengapa industry pertambangan kurang serius terhadap Demo, ini persoalan harga ekpor dalam negeri terjadi margin yang membuat pelaku indutry belum terlalu iklas. Karena komoditas selama ini fokus pada objek dagang saja, bukan sebagai komoditas modal pembangunan, dengan pola fikir komoditas perdagangan
    “Harapannya  Perhapi menjadi bagian terdepan untuk  mewujudkan pembangunan berkelanjutan, salah satunya memastikan dunia pertambangan dilaksanakan sesuai kaidah-kaidah good mining praktis, aspek lingkungan, aspek sosiologi dan keselamatan kerja,”kata Andi
    Jika bicara persoalan kerusakan lingkungan tidak pada satu sisi saja yang harus dibicarakan, melainkan harus dibedah bersama-sama apakah hanya tambang yang menjadi faktor kerusakan lingkungan sedangkan disisi lain ada juga sektor perkebunan , “ungkapnya
    Ditempat yang sama ketua Perhapi Pusat Toni menyebutkan bahwa komoditas tambang selalu di jadikan komunitas perdagangan, kita perlu sedikit mengubah pola fikir kita pada komoditas modal pembangunan.
    “Kalau nanti  kita lihat kedepan tentu akan semakin banyak kebutuhan kita untuk energy.  apalagi akan ada kawasan ekonomi khusus untuk kaltim, akan butuh energy banyak sekali. Jika  kita lihat saat ini hanya sebagai komoditas perdagangan saja yang kita jual keluar tapi bagaimana kebutuhan kita di dalam,”ucap Toni
    Secara regulasi pemenuhan kebutuhan lokal, faktanya banyak ekspor. Regulasi ini perusahan  harus mengikuti peraturan yang ada, mari duduk bersama untuk bicara masalah tambang, Perhapi adalah wadahnya. dan media termasuk ujung tombak Perhapi sehingga media dibutuhkan.Perhapi untuk dijadikan wadah diskusi dan konsultasi untuk mengelola tambang di Kaltim lebih baik
    Wartawan sukri

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan…

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,218 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.