Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Andi Harun: Transfer Bankeu Tak Hanya Bergantung Pemprov, Laporan Daerah Jadi Penentu
    Ekonomi

    Andi Harun: Transfer Bankeu Tak Hanya Bergantung Pemprov, Laporan Daerah Jadi Penentu

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 3, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 3/8/2026. (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut proses transfer Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) ke kabupaten/kota juga dipengaruhi oleh kelengkapan laporan terkait pelaksanaan kegiatan.

    Andi Harun mengatakan, sejumlah kegiatan yang bersumber dari Bankeu telah dilaksanakan di sepuluh kabupaten/kota, termasuk Samarinda namun hingga saat ini belum terdapat pergerakan uang dari provinsi ke kabupaten/kota.

    “Tadi di rapat kita sampaikan kepada Pak Gubernur, kita laporkan bahwa proyek Bankeu itu sudah dilaksanakan di sepuluh kabupaten/kota termasuk di Samarinda. Cuma sampai hari ini belum ada kegiatan pergerakan uangnya dari provinsi ke kota,” ujar Andi Harun, Senin, 3 Agustus 2026.

    Ia menjelaskan Bankeu menjadi salah satu sumber pendanaan kabupaten/kota untuk berbagai kegiatan, termasuk pembangunan infrastruktur seperti sekolah, jalan, drainase dan kegiatan lainnya.

    Menurutnya ketika kegiatan fisik sudah dilaksanakan, penyedia barang dan jasa seharusnya dapat menerima pembayaran awal atau DP sesuai ketentuan untuk memulai pekerjaan.

    “Karena kan sebagaimana aturan kalau sudah kontrak itu biasanya penyedia barang dan jasa sudah bisa menerima DP supaya bisa memulai pekerjaan,” jelasnya.

    Andi Harun mengatakan saat ini sudah memasuki bulan Agustus. Ia menilai realisasi kegiatan seharusnya sudah berjalan, termasuk realisasi fisik di lapangan.

    “Kalau di bulan Agustus harusnya sudah lebih dari 30 persen. Paling enggak sudah ada realisasi fisik 15 atau 20 persen,” katanya.

    Ia menyebut keterlambatan realisasi keuangan berpotensi memengaruhi realisasi fisik apabila tidak segera berjalan. Terlebih pelaksanaan pekerjaan juga dipengaruhi berbagai faktor seperti cuaca, ketersediaan pekerja dan material.

    “Kalau realisasi keuangan dari provinsi ke kabupaten dan kota cepat, maka biasanya juga berakselerasi terhadap tercapainya realisasi pekerjaan fisiknya,” ujarnya.

    Meski demikian Andi Harun menegaskan hingga saat ini belum ada pekerjaan yang terdampak akibat belum terealisasinya transfer tersebut.

    Ia mengatakan pemerintah daerah menyampaikan persoalan itu lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan dampak terhadap pekerjaan fisik.

    “Sampai saat ini sih belum ada yang terdampak. Cuma sebelum itu terjadi kita sudah sampaikan lebih awal,” katanya.

    Andi Harun juga menjelaskan bahwa proses transfer Bankeu dilakukan secara bertahap dan pemerintah kabupaten/kota juga memiliki peran dalam kelancaran proses tersebut.

    Menurutnya Pemprov Kaltim biasanya melakukan transfer setelah menerima konsolidasi laporan terkait pelaksanaan kegiatan. Laporan tersebut diperlukan untuk memastikan kegiatan telah melalui proses yang sesuai, mulai dari tender hingga pelaksanaan.

    “Biasanya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi meng-transfer itu setelah ada konsiliasi laporan. Atau konsolidasi laporan. Benar nggak kegiatan itu sudah tender benar nggak sudah mulai,” jelasnya.

    Karena itu menurut Andi Harun, laporan tertulis dan dokumen terkait pelaksanaan kegiatan Bankeu turut memengaruhi proses transfer dari pemerintah provinsi.

    “Kalau laporannya secara tertulis konsolidasi mengenai dokumen terhadap pelaksanaan kegiatan Bankeu itu, itu juga ikut mempengaruhi transfer,” katanya.

    Ia juga menyebut Gubernur Kaltim telah memberikan arahan kepada BPKAD untuk segera mulai merealisasikan transfer tersebut.

    “Memang belum ditransfer. Tapi tadi sesuai dengan arahan Pak Gubernur karena Pak Gubernur juga baru tahu. Mulai hari ini, sampai hari-hari yang datang akan mulai direalisasi,” pungkasnya.

     

    Andi Harun Bankeu Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    Wawali: Kuliah Bukan Sekadar Mengejar Gelar, Mahasiswa Harus Jadi Penggerak Masyarakat

    Agustus 18, 2026

    Jalan Poros Samarinda–Tenggarong Ditutup Total, Pemerintah Siapkan Jalur Alternatif Usai Longsor

    Agustus 18, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    Agustus 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.