Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Akmal Minta Proyek Perubahan Mampu Selesaikan Permasalahan di Instansi
    Diskominfo Kaltim

    Akmal Minta Proyek Perubahan Mampu Selesaikan Permasalahan di Instansi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 22, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Jakarta – Pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) telah memasuki hari ke-37 di Aula BPSDM dengan diikuti sebanyak 57 orang peserta PKN Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2024.

    Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik hadir melalui aplikasi zoom meeting dari ruang kerja Gubernur di Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltim di Jakarta pada Rabu, (21/8/2024).

    “Saya merasa bersyukur bisa bertemu dengan para peserta PKN Tingkat II Angkatan XXIV ini walaupun secara virtual. Saya tidak lagi berbicara tentang profil Kalimantan Timur, tetapi lebih tentang dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah. Apalagi Kaltim sebagai buffer zone IKN, yang dinamikanya cukup tinggi,” ujar Akmal Malik.

    Sebagai informasi, 57 peserta yang hadir berasal dari Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan unsur kepolisian.

    Menurut Akmal, pentingnya dalam penyelenggaraan pemerintahan diperlukan orkestrasi antara pemerintah pusat dan daerah.

    Hal ini dikarenakan pentingnya memiliki visi yang sama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam hal ini visi presiden dengan visi gubernur, bupati/wali kota.

    “Otonomi daerah melaksanakan 32 urusan pemerintahan konkuren melalui tiga asas, yaitu asas desentralisasi, asas dekonsentrasi dan asas tugas pembantuan. Penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah oleh pemerintah daerah dan DPRD yang kedudukannya kemitraan sejajar,” jelas Akmal.

    Terkait proyek perubahan (proper) dari peserta PKN, Akmal meminta proper harus hadir sebagai problem solving di instansi masing-masing, serta harus terukur dan tepat sasaran.

    “Proyek perubahan dari peserta diklat juga harus dilakukan evaluasi oleh BPSDM sebagai penyelenggara diklat. Bisa bekerja sama dengan Balitbangda. Tolong proper yang dibuat memang persoalan yang nyata terjadi di instansi masing-masing,” pinta Akmal Malik.

    Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri ini berpesan agar para pimpinan perangkat daerah untuk dapat saling berkolaborasi, khususnya dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi daerah masing-masing.

    “Pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Kaltim. Salah satunya pengelolaan lahan eks tambang dengan melibatkan Dinas ESDM, Dinas Pangan Tanaman Pangan dam Hortikultura, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup dan lainnya,” pesannya.

    Kepemimpinan yang kolaboratif diperlukan untuk pembangunan, lanjutnya, sebab seorang pemimpin harus memiliki komitmen yang kuat, mampu berkolaborasi, didukung dengan perencanaan yang baik berdasarkan data-data akurat dan presisi.

    “Mudah-mudahan setelah selesai dari pendidikan ini bapak ibu bisa memulai dari diri sendiri hingga ke lingkungan kerja. Dan tentunya bisa menjadi langkah yang baik ke depan,” tutup Akmal.

    Akmal Malik BPSDM IKN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tekankan Pengawasan Orang Asing, Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci

    April 8, 2026

    Budaya Digital Kian Menguat, Faisal Ingatkan Pemuda Soal Dampak dan Peluang

    April 7, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    IKN Dipadati Pengunjung, Warga Kaltim Antusias Saksikan Kemegahan Ibu Kota Negara

    Maret 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    Andika SaputraApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aparat gabungan dari TNI dan Polri menyiapkan pengamanan skala besar menjelang rencana…

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.