Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif
    Samarinda

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Kesbangpol Kota Samarinda, Yosua Laden saat memberikan keterangan kepada wartawan MSI Group. (Insitekaltim/ Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar pada Selasa, 21 April 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memastikan berbagai langkah antisipasi telah dilakukan guna menjaga kondusivitas daerah.

    Kepala Kesbangpol Kota Samarinda Yosua Laden menyampaikan, pihaknya telah menerima informasi terkait rencana aksi yang melibatkan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kota Tepian.

    Menurut Yosua, berdasarkan data yang masuk, jumlah massa yang diperkirakan akan turun mencapai sekitar 4.500 orang. Meski demikian, pihaknya berharap jumlah tersebut tidak sebanyak yang dilaporkan, mengingat aksi akan berlangsung pada hari kerja, di mana masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, termasuk anak-anak yang bersekolah.

    “Informasinya memang masih akan turun, dengan jumlah yang terdaftar sekitar 4.500 orang. Tapi kami berharap tidak sebanyak itu, karena ini juga hari kerja dan banyak aktivitas masyarakat yang harus tetap berjalan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bapperida Kota Samarinda, Senin, 20 April 2026.

    Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Yosua menilai kondisi cuaca panas berpotensi memicu emosi peserta aksi jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

    Dalam rangka memastikan keamanan, Kesbangpol telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, ormas, serta instansi terkait lainnya. Imbauan juga telah disampaikan agar pelaksanaan aksi dapat berjalan secara tertib dan damai tanpa adanya tindakan anarkis.

    “Kami sudah berkomunikasi dengan pihak keamanan dan juga ormas, agar pelaksanaan besok bisa berjalan aman dan tertib. Kami juga menghimbau kepada aparat agar tidak terpancing dan tidak melakukan tindakan represif, karena itu bisa memicu situasi yang tidak diinginkan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut disiagakan untuk mendukung kelancaran aksi. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Perhubungan (Dishub) telah diminta untuk standby guna mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.

    Tidak hanya itu, Kesbangpol juga menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk turut berperan dalam menjaga situasi tetap damai. FKUB diminta menyampaikan doa di masing-masing rumah ibadah agar pelaksanaan aksi berjalan lancar dan tidak menimbulkan konflik.

    “Kami juga sudah menyampaikan kepada FKUB agar setiap agama dapat mendoakan pelaksanaan aksi besok, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan semuanya bisa berjalan dengan baik,” tutup Yosua.

    Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, pemerintah berharap aksi unjuk rasa dapat berlangsung damai tanpa mengganggu stabilitas dan aktivitas masyarakat di Kota Samarinda.

    Kesbangpol ormas Pemkot Samarinda Yosua Laden
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Juni 11, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Jangan Lupakan Budaya di Tengah Gempuran Gadget

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    SittiJuni 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ratusan karateka muda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) memadati Gedung…

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,142 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.