Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Budaya Digital Kian Menguat, Faisal Ingatkan Pemuda Soal Dampak dan Peluang
    Ekonomi

    Budaya Digital Kian Menguat, Faisal Ingatkan Pemuda Soal Dampak dan Peluang

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 7, 2026Updated:July 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kadispora Kaltim, Muhammad Faisal saat menyampaikan sambutan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Faisal menyoroti dampak besar perkembangan teknologi digital terhadap perubahan perilaku dan budaya masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

    Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi ekonomi kreatif pemuda. Ia menegaskan kemajuan teknologi tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga memengaruhi pola hidup masyarakat secara signifikan.

    “Ada teori yang menyebutkan bahwa kemajuan teknologi akan memengaruhi perilaku dan budaya. Sekarang hampir semua berubah,” ujarnya, Selasa 7 April 2026.

    Faisal mencontohkan fenomena penggunaan gawai pada anak-anak yang kini semakin tidak terbatas. Bahkan menurutnya, penggunaan perangkat digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sejak usia dini.

    “Sedikit-sedikit anak sekarang dibukakan YouTube, bahkan sejak usia TK sudah diberikan handphone. Ini memang sudah menjadi budaya, tetapi tetap perlu pembatasan,” jelasnya.

    Transformasi digital harus berjalan seiring dengan kesiapan masyarakat dalam bermigrasi ke dunia digital secara bijak. Tanpa kesiapan tersebut, kemajuan teknologi justru dapat memberikan dampak negatif.

    Lanjutnya, perkembangan teknologi di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilai sangat pesat, termasuk ketersediaan jaringan internet berkecepatan tinggi hingga 5G.

    “Di IKN itu digitalnya luar biasa internetnya sudah sangat kencang. Ini menunjukkan percepatan transformasi digital kita,” ungkapnya.

    Namun di sisi lain ia mengingatkan adanya ancaman di dunia digital, seperti kejahatan siber dan penipuan yang masih marak terjadi.

    “Banyak perangkap di dunia digital. Kalau tidak aware dengan keamanan digital, bisa jadi korban,” tegasnya.

    Meski demikian Faisal melihat perkembangan digital sebagai peluang besar, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan generasi muda. Ia menekankan pentingnya kemampuan membuat konten yang menarik untuk bersaing di era digital.

    “Sekarang tantangannya adalah bagaimana membuat konten yang menarik. Bahkan 15 detik pertama itu sangat menentukan,” katanya.

    Ia juga menyoroti perubahan tren industri kreatif digital di mana kemampuan memilih momen penting dalam video kini menjadi keahlian yang bernilai tinggi.

    Menurutnya perkembangan ekonomi digital di Indonesia juga sangat pesat, dengan banyak perusahaan digital yang telah berkembang hingga tingkat internasional.

    Faisal berharap generasi muda mampu memanfaatkan peluang ini dengan baik, sehingga tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku dalam ekosistem digital.

    “Ini tantangan sekaligus peluang. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas diri dan kesejahteraan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    PHK Sektor Tambang Bertambah, 560 Warga Samarinda Ajukan Kartu Pencari Kerja

    July 24, 2026

    BAZNAS Kaltim Targetkan Mustahik Jadi Muzaki Lewat Program Z-Chicken

    July 24, 2026

    Gunakan Pendekatan Persuasif, BPS Samarinda Tingkatkan Akurasi Sensus Ekonomi

    July 24, 2026

    Sensus Ekonomi Samarinda Capai 57 Persen, BPS Hadapi Tantangan Kepercayaan Masyarakat

    July 23, 2026

    Pemkot Dorong Urban Farming sebagai Strategi Jangka Panjang Kendalikan Inflasi

    July 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.